Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 13 Agu 2018 15:30 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Kendala Pemkab Kelola Geopark Gunung Sewu

Usman Hadi
detikTravel
Foto: Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono (Usman Hadi/detikTravel)
Foto: Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono (Usman Hadi/detikTravel)
Gunungkidul - Gunung Sewu telah masuk dalam UNESCO Global Geopark. Namun masih ada hal-hal yang menjadi kendala dalam pengelolaan geopark ini.

Pemkab Gunungkidul kesulitan dalam mengelola Geopark Gunung Sewu. Sebab, hingga kini belum ada master plan yang menjadi pedoman dalam mengelola salah satu warisan geologis yang ada di Indonesia ini.

"Karena ini (Geopark Gunung Sewu) lintas provinsi maka (penyusunan master plan) kewenangan pusat," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono di Gunung Api Purba Nglanggeran, Senin (13/8/2018).

Memang Geopark Gunung Sewu membentang di tiga kabupaten dan tiga provinsi. Yakni Gunungkidul, (Daerah Istimewa Yogyakarta), Wonogiri (Jawa Tengah), dan Pacitan (Jawa Timur). Geopark ini telah masuk UNESCO Global Geopark (UGG).

Karena lokasinya berada di tiga kabupaten, hal itu menyulitkan tiga kabupaten dalam mengelola Geopark Gunung Sewu. Oleh karenanya, pihaknya menanti master plan yang dijanjikan pemerintah pusat.

"Karena dari sisi kewenangan kan jelas masing-masing kabupaten, provinsi diatur sendiri-sendiri, tidak bisa bersama-sama. Kita kesulitannya di situ. Maka dalam rangka untuk bisa mensinergikan semua ini kan harus ada master plan," ucapnya.

Hary mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan asisten deputi (asdep) Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Pihaknya berharap master plan Geopark Gunung Sewu segera disusun Kemenpar, sehingga bisa dijadikan pedoman oleh pemkab.

"Saya setuju sekali (penyusunan master plan oleh pusat). Ini bagian dari membangun sinergitas antar kabupaten di tiga kabupaten yang masuk dalam Geopark Gunung Sewu ini. Sehingga mereka memiliki spirit yang sama," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya berjanji akan mengambil alih master plan Geopark Gunung Sewu. Dia berharap pengambil alihan master plan tersebut dapat mengoptimalkan pengelolaan deretan karst yang dikenal sejak tahun 1.800-an ini.

"Saya ambil alih, saya ambil alih. Master plannya saya ambil alih," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya seusai dialog nasional ke-18 'Indonesia Maju' di GOR Siyono Gunungkidul, Selasa (31/7/2018).

"Setuju kalau (master plan) diambil nasional dalam hal ini nanti oleh Kemenpar, kita harapkan itu tidak ada (kendala)," pungkas dia. (krn/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA