Dalam siaran pers yang diterima detikTravel dari Dubai Tourism, Senin (13/8/2018) Dubai kedatangan 8,10 juta turis internasional selama enam bulan pertama di tahun 2018. Hal itu mewakili peningkatan secara konsisten pada periode yang sama di tahun lalu.
Negara-negara dengan jumlah turis yang berkunjung terbesar terus memberikan kontribusi yang kuat pada semester pertama 2018. India, Arab Saudi dan Inggris tetap berada pada posisi tiga besar jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
India kembali mendatangkan turis dengan jumlah tertinggi dengan melewati angka 1 juta selama periode enam bulan, naik 3% dibandingkan tahun sebelumnya. Arab Saudi dan Inggris tetap pada posisi kedua dan ketiga pasar terbesar, dengan pertumbuhan sebelumnya yang sedikit meningkat.
China berada di posisi keempat pada pertengahan 2018 dengan peningkatan 9% dengan 453.000 turis. Sementara Rusia menempati posisi puncak untuk pertumbuhan, dengan peningkatan secara signifikan sebesar 74% dibandingkan semester pertama 2017, mendatangkan 405.000 turis yang membuatnya masuk ke posisi 10 besar pasar terbesar. turis dari kedua pasar ini terus menggunakan kemudahan akses dengan pengenalan fasilitas visa-on-arrival untuk warga China dan Rusia pada akhir 2016 dan 2017.
"Dengan 8,10 juta wisatawan selama semester pertama 2018 benar-benar sejalan dengan upaya kami dalam melakukan akselerasi terhadap aspirasi visioner untuk menjadi kota dengan pengunjung terbanyak di seluruh dunia. Penawaran yang bervariasi dari pariwisata Dubai terus berkembang secara perlahan namun tetap memperhatikan kebutuhan pasar, dan meningkatkan daya tarik kepada pengunjung di target pasar kami," kata Helal Saeed Almarri, Director General Dubai Tourism. (wsw/aff)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica