Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 29 Agu 2018 17:30 WIB

TRAVEL NEWS

Luhut Tegaskan Pemerintah Serius Bangun 10 Bali Baru

Usman Hadi
detikTravel
Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan di Sleman, Yogyakarta (Usman Hadi/detikTravel)
Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan di Sleman, Yogyakarta (Usman Hadi/detikTravel)
Sleman - Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa pemerintah serius menggarap program 10 Bali Baru. Untuk merealisasikannya, kini pemerintah berupaya menyiapkan infrastruktur penunjang.

"Jalan sudah dikerjain," kata Luhut seusai menjadi pembicara diskusi publik 'Memperkuat Sinergi Dalam Akselerasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas' di Hotel Ambarukmo Yogyakarta, Rabu (29/8/2018).

Selain jalan, lanjutnya, pemerintah juga sedang menyiapkan sarana dan prasarana lain di sekitar 10 Bali baru. Salah satunya adalah penginapan termasuk hotel agar wisatawan dapat tinggal lebih lama.

Adapun ke 10 Bali baru yang sedang digarap pemerintah yakni Borobudur, Danau Toba, Bromo Tengger Semeru, Pulau Komodo, Kepulauan Seribu, Tanjung Kelayang, Mandalika, Wakatobi, Morotai, dan Tanjung Lesung.

"Terkait Bali baru ya kita, presiden mau supaya jangan Bali saja (menjadi tempat favorit wisman)," ujar Luhut.



Memang selama ini destinasi wisata favorit pada turis asing di Indonesia adalah Pulau Bali. Padahal banyak destinasi wisata lain di beberapa daerah yang tak kalah bagus, dan indah.

"Kan Bali itu 40 persen turis, karena infrastrukturnya relatif lebih bagus dari yang lain. Makanya sekarang dibangun seperti Borobudur kawasan ini, Mandalika, Danau Toba, Banyuwangi," ucapnya.

Sementara terkait pengembangan Borobudur, kini pemerintah sedang berupaya memperlancar perjalanan menuju Borobudur maupun Yogyakarta. Salah satunya dengan membangun bandara baru di Kulonprogo.

Luhut menuturkan, hingga kini progres pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo sesuai rencana. Dia yakin NYIA beroperasi sesuai target, sehingga bisa segera dioperasionalkan.

"Semua program jalan, dan nanti bulan Maret tahun depan tahap pertama untuk 15 juta penumpang sudah selesai," ungkapnya.

"Nanti Bulan November berikutnya, tahun depan itu sudah tahap kedua, dan tahun 2020 itu tahap ketiga sudah selesai semua," pungkas dia. (fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA