Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 22 Sep 2018 22:10 WIB

TRAVEL NEWS

Ini yang Dilakukan Kemenpar untuk Promosi Calendar Event 2018 di Banyuwangi

Ardian Fanani
detikTravel
Kabiro Puskompublik Kemenpar Guntur Sakti (kiri) dan Bupati Banyuwangi Anas (tengah) (Ardian/detikTravel)
Kabiro Puskompublik Kemenpar Guntur Sakti (kiri) dan Bupati Banyuwangi Anas (tengah) (Ardian/detikTravel)
Banyuwangi - Dua kalender event Kemenpar tengah digelar di Banyuwangi akhir pekan ini. Kemenpar pun menunjukkan dukungannya lewat Press Tour de Banyuwangi.

Event wisata Jazz Gunung Ijen dan Kebo-keboan Alas Malang digelar pada hari Sabtu (22/9) dan Minggu (23/9) ini di Banyuwangi. Kemenpar bersama rekan media pun hadir untuk mempublikasikannya.

Guntur Sakti, Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar RI mengatakan, kedatangan puluhan media nasional ini untuk mensupport kedua event yang masuk kalender event Kemenpar tersebut.

"Tak hanya menggelar acara, tapi juga kita support promosi calendar event Kemenpar. Dua event spektakuler ini harus diketahui wisatawan dan rakyat Indonesia," ujarnya kepada detikTravel, Sabtu (22/9/2018).

Kemenpar hadir di Banyuwangi untuk memberi dukungan langsungKemenpar hadir di Banyuwangi untuk memberi dukungan langsung (Ardian/detikTravel)
Selain itu, kata Guntur, Kemenpar juga ingin membedah cara Banyuwangi mengemas pariwisatanya. Kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini menjadikan pariwisata sebagai core business.

"Jadi Banyuwangi saya pikir jadi daerah yang bisa jadi contoh, bagaimana pariwisata menjadi trigger menggerakkan ekonomi, menyejahterakan masyarakat, merubah culture, mendapatkan penghasilan daerah yang besar. Perlu dicontoh," tambahnya.

"Pariwisata lah mesin penggeraknya, dan Banyuwangi kita jadikan contoh bagaimana pariwisata jadi engine crown-nya perkembangan daerah. Kita harap daerah-daerah lain yang memiliki potensi pariwisata dan daya saing bisa mempackage mengemas pariwisatanya sebagai industri yang menyejahterakan," pungkasnya.

Bupati Banyuwangi Anas yang memberi kata sambutanBupati Banyuwangi Anas yang memberi kata sambutan (Ardian/detikTravel)
Tak hanya melihat Jazz Gunung Ijen dan Kebo-keboan Alas Malang, media nasional juga diajak untuk berkeliling beberapa destinasi wisata unggulan Banyuwangi. Antara lain Kawah Ijen, Baluran, Bangsring Underwater, Pantai Syariah Pulau Santen hingga menikmati kopi di Desa Adat Banjar dan masih banyak lagi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pariwisata memang dijadikan trigger untuk konsolidasi instansi-instansi pemerintah daerah dan masyarakat. Kuncinya tidak mengandalkan event organizer (EO) dalam penyelenggaraan berbagai acara.

"Hampir semua acara festival yang kami gelar kami kerjakan sendiri bersama satuan kerja perangkat daerah dan masyarakat. Misalnya International Tour de Banyuwangi Ijen yang mendapatkan peringkat excellent dan zero accident, karena masyarakat memiliki kesadaran untuk mendukung acara dan memberikan jalan untuk peserta balapan sepeda," jelas Anas.

Dengan sinergi yang dibangun, tidak hanya acara wisata, akses masuk ke Bumi Blambangan juga meningkat seperti berkembangnya bandara yang terus mengalami penambahan rute, pesawat dan penumpang.

Sinergi yang dibangun juga telah menelurkan program-program di bidang pendidikan, ekonomi, sosial. Misalnya dilihat dari banyaknya investor yang membuka hotel berbintang baru.

"Ego sektoral instansi berhasil kita kikis sehingga integritas bisa dibangun. Dengan itu berbagai program berhasil kita kerjakan," kata bupati yang tengah menjabat untuk kedua kalinya itu.

(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED