Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 23 Nov 2018 17:15 WIB

TRAVEL NEWS

Mengenal Hiu di Raja Ampat yang Dilindungi, Berikut Faktanya

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Ilustrasi ikan hiu di Wayag, Raja Ampat (Shinta/detikTravel)
Ilustrasi ikan hiu di Wayag, Raja Ampat (Shinta/detikTravel)
Waisai - Sebagai kawasan konservasi perairan, tak sedikit Hiu yang bisa ditemui di Raja Ampat. Buat kamu yang mau wisata selam di sana, ketahui dulu fakta berikut.

Baru-baru ini ditemukan 11 bangkai hiu tanpa kulit dan sirip yang terapung di perairan Raja Ampat oleh seorang pramuwisata. Patut disayangkan, karena peristiwa itu terjadi di Kepulauan Pam Waigeo Barat yang masuk area konservasi.

BACA JUGA: Kemenpar Sesalkan Penemuan 11 Bangkai Hiu di Raja Ampat

Sebelumnya, tak sedikit wisatawan yang datang ke Raja Ampat untuk menyelam dan melihat hiu yang hidup liar di habitat aslinya. Dihubungi oleh detikTravel, Jumat (23/11/2018), Awaludinnoer selaku Conservation Science Coordinator The Nature Conservancy (TnC) membenarkan kalau semua jenis hiu di Raja Ampat dilindungi.

"Di Raja Ampat seluruh jenis hiu dilindungi, ada Perda No. 9 tahun 2012," ujar Awaludinnoer atau yang akrab disapa Wawan.

Dilihat detikTravel, Perda tersebut mengatur tentang larangan penangkapan hiu, pari manta dan jenis ikan tertentu di kawasan perairan laut Raja Ampat.

Lebih lanjut tertulis dalam Pasal 20, barangsiapa yang menangkap ikan hiu, pari manta dan jenis ikan yang dilindungi dapat diancam pidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda sebanyak Rp 50 juta.

Berdasarkan data dari TnC, kawasan perairan Raja Ampat memiliki keanekaragaman biota laut tertinggi di dunia, dengan lebih dari 550 jenis karang keras atau 75% dari seluruh jenis terumbu karang di dunia (Veron et al., 2009) dan sedikitnya 1.320 spesies ikan, termasuk lebih dari 20 jenis ikan hiu (Allen dan Erdmann, 2009).

Dijelaskan oleh Wawan, perairan Raja Ampat memiliki beberapa jenis hiu. Di mana semuanya dapat dijumpai di beberapa dive site populer di Raja Ampat.

"Hampir semua dive site populer di Raja Ampat bisa dijumpai hiu. Yang sering dijumpai white tip, grey reef shark dan black tip," ujar Wawan.

Sejatinya jadi tugas kita bersama untuk menjaga dan melindungi aneka biota laut di periran Raja Ampat, termasuk hiu. Tak sulit kok, cukup dengan melihatnya dan tak melakukan tindakan merusak seperti ilegal fishing dan lainnya. Jadi lah traveler yang bertanggung jawab. (rdy/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA