Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 04 Des 2018 13:25 WIB

TRAVEL NEWS

PHRI Ajak Pemda Duduk Bersama Bicara Pengelolaan Anyer

Bahtiar Rivai
detikTravel
Ilustrasi pantai di Anyer (Bahtiar Rifai/detikTravel)
Ilustrasi pantai di Anyer (Bahtiar Rifai/detikTravel)

FOKUS BERITA

Rebutan Pantai Anyer
Serang - Kontroversi tempat wisata di Anyer turut membawa pihak perhotelan yang berkepentingan di sana. Untuk itu, PHRI mengajak Pemda berdialog bareng.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten mengajak pemerintah daerah duduk bersama soal pengelolaan pariwisata di Anyer, Serang. Termasuk mengenai dorongan adanya pantai yang disiapkan untuk publik yang gratis.

Ketua PHRI Banten Sari Alam mengatakan, pemerintah daerah mestinya menjadi payung atau koorinator bagi pengembangan pariwisata Anyer. Pihak pengelola dan pemilik pantai di Anyer menurutnya tidak keberatan jika menyediakan pantai untuk publik dan gratis.

"Itu Pemda seharusnya punya. Ide itu sudah disampaikan 10-15 tahun lalu, tapi nggak dilakukan. Ya susah, jadi harga mahal terus," kata Sari Alam saat berbincang dengan detikTravel, Serang, Banten, Selasa (4/12/2018).

Bahkan, kata Alam, surat perhomohan untuk berbicara dengan Pemprov Banten membicarakan pariwisata saja belum ada respons sampai sekarang.

"Kita welcome saja, kalau memang akan dibicarakan, tempatnya (disiapkan) di Anyer, itu bisa sekalian on the spot lokasi terbaik. Sekalian pembinaan camat, lurah, masyarakat. Seharian duduk bersama. Jadi semuanya win-win solutions," paparnya.

Sedangkan soal rencana gubernur Banten yang akan membongkar bangunan atau hotel yang melanggar sempadan pantai, menurutnya tidak perlu dilakukan.

"Mungkin beliau melihat lapangan, tapi nggak untuk kebaikan ke depannya," pungkasnya. (rdy/rdy)

FOKUS BERITA

Rebutan Pantai Anyer
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED