Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 13 Des 2018 21:45 WIB

TRAVEL NEWS

Libur Natal & Tahun Baru, Tempat Wisata di Gunungkidul Dipetakan

Pradito Rida Pertana
detikTravel
Foto: Salah satu pantai di Gunungkidul (Pradito Rida Pertana/detikTravel)
Foto: Salah satu pantai di Gunungkidul (Pradito Rida Pertana/detikTravel)

FOKUS BERITA

Liburan Akhir Tahun
Gunungkidul - Liburan Natal dan Tahun Baru akan datang sebentar lagi. Dinas Pariwisata Gunungkidul pun memetakan tempat wisata di sana sesuai dengan daya tariknya.

Bulan Desember selalu identik dengan musim libur panjang, mengingat di bulan tersebut terdapat dua perayaan yakni Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menjelang masa libur tersebut, tentunya masyarakat telah menyusun rencana terkait destinasi wisata yang hendak dituju.

Salah satunya Kabupaten Gunungkidul, yang menjadi salah satu tempat favorit untuk dikunjungi wisatawan saat libur panjang tiba. Terlebih, wisata Pantai di Kabupaten tersebut menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

Karena itu, Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Gunungkidul memetakan berbagai destinasi wisata sesuai dengan daya tariknya masing-masing. Di mana hal itu bertujuan untuk memudahkan wisatawan mengunjungi destinasi wisata sesuai dengan kebutuhan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, Dinpar telah memetakannya dengan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata (KSP). Menurutnya, keberadaan KSP sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gunungkidul nomor 3 Tahun 2014.

"Pengembangan KSP adalah bagian untuk mendistribusikan wisatawan atau mengatur pergerakan wisatawan. Sehingga wisatawan bisa mengunjungi tempat wisata lain yang punya daya tarik khusus serta sesuai dengan kebutuhan wisatanya," katanya saat ditemui di ruangannya, Kantor Dinpar Gunungkidul, Jalan KH. Agus Salim No.126, Dusun Ledoksari, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Kamis (13/12/2018).



Lanjut Hary, Dinpar telah mengklasifikasikan KSP menjadi 6 jenis menurut daya tarik dan keunggulan masing-masing kawasan wisata. Menurutnya, hal tersebut bukan tanpa alasan dan semata-mata membuat wisatawan tak perlu bingung menentukan destinasi yang sesuai dengan ketertarikannya masing-masing.

"Contohnya KSP I itu memang didominasi kawasan Pantai. Tapi ada juga kawasan wisata non Pamtai yang punya daya tarik khusus dengan menonjolkan unsur kebudayaan yang dimiliki," ujarnya.

Dijelaskan Hary, KSP I meliputi Pantai Watu Gupit, Pantai Bekah, Pantai Grigak, Pantai Ngunggah, Pantai Nguyahan, Pantai Torohudan sebagai kawasan wisata pantai berbasis relaksasi dan petualangan. Sedangkan untuk kawasan wisata berbasis pendaratan ikan meliputi Pantai Gesing, Pantai Ngrenehan.

Dilanjutkan Pantai Ngobaran sebagai kawasan wisata pantai berbasis budaya dan keagamaan. Untuk wisata non Pantai antara lain seperti Goa Cerme sebagai kawasan wisata susur gua dan budaya, Hutan Wisata Turunan (geosite) sebagai kawasan wisata berbasis konservasi dan pendidikan, Goa Langse, Pesangggrahan Gumbirowati, Wonokobaran, Pertapaan kembang Lampir dan Cupu Panjolo sebagai kawasan wisata budaya.

Selain itu, terdapat acara kesenian yang bisa dinikmati di KSP I seperti kesenian tradisional Gejog Lesung, Jaran Jambul, Reog dan Jathilan. Serta tradisi pelestarian tradisi kebudayaan yakni Rasulan, Sedekah Laut, dan Labuhan.

Libur Natal & Tahun Baru, Tempat Wisata di Gunungkidul DipetakanFoto: Pantai Baron (Usman Hadi/detikTravel)


Untuk KSP II, lanjut Hary, memiliki daya tarik kawasan wisata berbau kuliner seperti, Pantai Baron, Pantai Drini, Pantai Ngandong sebagai kawasan wisata pantai berbasis pendaratan ikan, kuliner hasil laut dan wisata keluarga.

Selain itu, ada pula Pantai Kukup sebagai kawasan wisata Pantai berbasis wisata pendidikan keanekaragaman hayati laut. Serta Pantai Sanglen sebagai kawasan wisata berbasis wisata konservasi.

"Kalau wisata Pantai berbasis wisata keluarga dan relaksasi itu di Pantai Sepanjang, Pantai Watu Kodok, Pantai Sarangan, Pantai Krakal, Pantai Slili, Pantai Sadranan, Pantai Watu Lawang, Pantai Sundak, Pantai Somandeng, Pantai Pulang Sawal, dan Pantai Pok Tunggal," katanya.

Ada pula Baron Agro Forestry Technopark sebagai kawasan wisata berbasis wisata pendidikan dan Gua Maria Tritis sebagai kawasan wisata berbasis wisata ziarah.

Sedangkan KSP III meliputi kawasan Pantai yang memiliki daya tarik wisata berbasis petualangan dan relaksasi seperti Pantai Ngutun, Pantai Timang, Pantai Jogan dan Pantai Siung. Untuk Pantai Wediombo dan Pantai Jungwok masuk kawasan wisata Pantai berbasis wisata konservasi, relaksasi dan keluarga. Serta Pantai Sadeng sebagai kawasan wisata pantai berbasis wisata pelabuhan dan perikanan.

"Di KSP III terdapat juga tempat wisata berbasis konservasi dan pendidikan non Pantai seperti, Taman Keanekaragaman Hayati Bajo, Taman Keanekaragaman Hayati Koesnadi Hardjosoemantri, Gunung Batur dan Bengawan Solo Purba (geosite)," ucapnya.

Libur Natal & Tahun Baru, Tempat Wisata di Gunungkidul DipetakanSunset di Nglanggeran (Basri Bachtiar/d'traveler)


Adapun untuk KSP IV hingga VI diisi kawasan wisata non Pantai. Merujuk data yang diperoleh detikcom dari Dinpar Gunungkidul, KSP IV memiliki daya tarik wisata alam berupa pegunungan dan air terjun dengan pendukung wisata pendidikan, konservasi dan petualangan. Berikut kawasan wisata tersebut :

- Gunung Api Purba Nglanggeran (geosite), Gunung Butak, dan air terjun Banyunibo sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan, keluarga dan petualangan.

- Kebun Buah Durian dan Kakao serta pasar buah di Kecamatan Patuk sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan dan keluarga.

- Taman Hutan Raya Bunder sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata konservasi, pendidikan, keluarga dan petualangan.

- Telaga Kemuning, Lokasi Out Bound Jelok sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan, konservasi dan relaksasi.

- Hutan Wanagama sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan dan konservasi.

- Air Terjun Sri Getuk, Gua Rancang Kencana sebagai kawasan wisata alam berbasis wista pendidikan, keluarga, dan petualangan.

- Kerajinan Batik Kayu Bobung sebagai kawasan wisata berbasis wisata pendidikan dan budaya.
Libur Natal & Tahun Baru, Tempat Wisata di Gunungkidul DipetakanGoa Pindul (apryanto/d'Traveler)


Sedangkan KSP V terdiri dari kawasan wisata yang didominasi Goa dengan daya tarik unggulan berupa bentang alam karst. Adapun tempat wisata tersebut meliputi :

- Goa Pari, Goa Si Oyot, Goa Ngingrong, Goa Paesan, Goa Cokro, Goa Gremeng, Goa Nglengket, Goa Seropan (Gombang-Ngeposari), Goa Bribin, Goa Jlamprong dan Goa Song Gilap sebagai kawasan wisata alam bentang alam karst, berbasis wisata pendidikan dan petualangan.

- Goa Braholo sebagai kawasan wisata alam bentang alam karst berbasis wisata pendidikan dan budaya.

- Goa Pindul, Goa Sriti, Kali Suci, Goa Gelatik, Goa Buri Omah, Goa Jomblang, Goa Grubug sebagai kawasan wisata alam bentang alam karst, berbasis wisata susur sungai bawah tanah.

- Bendungan Simo/Dam Beton, Water Byur, Susur Sungai Oyo, Telaga Jonge, dan Telaga Mliwis Putih sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata tirta.

- Gunung Kendil sebagai kawasan wisata alam berbasis wisata pendidikan dan relaksasi.

- Situs Megalitikum Sokoliman, Makam ki Ageng Giring, dan Makam Ki Ageng Wonokusumo sebagai kawasan wisata berbasis wisata budaya.



Terakhir, KSP VI terdiri dari kawasan wisata non Pantai dengan mengusung daya tarik unggulan yang sarat akan nilai budaya serta sejarah seperti :

- Petilasan Gunung Gambar dan Candi Risan sebagai kawasan wisata alam pegunungan berbasis wisata sejarah, pendidikan dan budaya.

- Taman Keanekaragaman Hayati Hutan Wonosari sebagai kawasan wisata alam pegunungan berbasis pendidikan, konservasi dan budaya.

- Air Terjun Jurug sebagai kawasan wisata alam berbasis keluarga.

- Kebun Buah Mangga Malam sebagai kawasan wisata alam pegunungan berbasis pendidikan, keluarga. (wsw/wsw)

FOKUS BERITA

Liburan Akhir Tahun
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED