Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Des 2018 18:30 WIB

TRAVEL NEWS

Berkat Inovasi Bandara, AP II Sabet Penghargaan Pelayanan Penumpang

Moch Prima Fauzi
detikTravel
Foto: Dok. Istimewa
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - PT Angkasa Pura II (AP II) mendapatkan penghargaan dalam Airport Award 2018 sebagai runner up kategori Passenger Experience and Seamless Travel-Airports yang dikeluarkan oleh situs International Airport Review. AP II berada di bawah Miami-Dade Aviation Department dari Amerika Serikat.

AP II menduduki runner up bersama Bandara Heathrow Airport di Inggris. Heathrow Airport adalah bandara utama yang melayani Kota London, Britania Raya dan merupakan bandara tersibuk di negara tersebut.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, industri penerbangan terus bertumbuh setiap tahun dengan jumlah penumpang yang terus meningkat. Untuk itu setiap bandara di Indonesia harus berupaya memuaskan pelanggannya.

"AP II adalah perusahaan milik negara yang bertanggung jawab untuk mengelola 15 bandara di Indonesia. Setiap tahun, kami diminta untuk meningkatkan tingkat layanan bandara kami melalui inovasi, baik melalui peningkatan proses bisnis atau pengembangan produk baru," ujar Awaluddin dalam keterangan tertulis, Jumat (14/12/2018).


Pria yang akrab disapa Awal ini menjelaskan, AP II telah mengidentifikasi pengalaman pelanggan di Pra-Journey, Perjalanan Bandara, dan tahap Post Journey. Setiap tahapnya telah mengidentifikasi kekurangan dan kebutuhan. Untuk itu AP II terus meningkatkan tingkat layanan, salah satunya lewat inovasi yang berdampak langsung pada pengalaman pelanggan.

"Salah satu perhatian terbesar dalam menciptakan inovasi adalah dampak langsung pada pelanggan. Saat ini, setiap perusahaan menggunakan teknologi seperti media sosial, seluler, analitik, dan perangkat tertanam untuk mengubah keterlibatan pelanggan mereka, operasi internal, dan bahkan model bisnis kami," terang Awal.

Ia menjelaskan, AP II telah mengembangkan layanan aplikasi berbasis digital untuk memudahkan pelanggan mereka dalam mengakses fasilitas bandara. Aplikasi bernama Indonesia Airport Apps atau IA ini untuk membuat penumpang lebih lancar dan lebih nyaman di bandara. Aplikasi ini dirancang untuk membantu wisatawan memanfaatkan waktu di bandara AP II.

Selain dari smartphone berbasis Android, sekarang aplikasi ini dapat diunduh pada smartphone berbasis iOS dengan total pengguna 9,006 pengguna iOS dan 21.639 untuk pengguna Android.

"Aplikasi berbasis digital dibangun dengan menggunakan fitur yang mudah digunakan. Sehingga semua orang dapat menggunakan aplikasi ini," kata Awal.


Menurutnya, layanan aplikasi berbasis digital adalah solusi untuk meminimalkan ketidakpuasan pelanggan tentang fasilitas bandara. Butuh waktu lama untuk memastikan kebutuhan emosional dan material pelanggan.

"Sebuah bisnis tidak dapat bertahan tanpa melakukan upaya berkelanjutan untuk memahami kebutuhan pelanggan mereka. Oleh karena itu, layanan aplikasi berbasis digital akan digunakan tidak hanya untuk memberikan informasi kepada pelanggan tetapi juga untuk menangkap umpan balik pelanggan," tuturnya.

Informasi penerbangan juga menjadi keunggulan AP II. Pada tahap pertama Pra-Journey, aplikasi ini membantu pengunjung sejak saat bangun sampai mereka tiba di gerbang on boarding.

"Penumpang dapat mengatur rencana sebelum menuju ke bandara dengan menggunakan penerbangan dan sistem informasi yang tersedia di aplikasi ini. Sistem penerbangan dan informasi memberikan informasi tentang jadwal penerbangan, gerbang, terminal dan juga catatan," jelasnya.

Kemudian, AP II juga menawarkan beberapa alternatif transportasi menuju bandara. Saat ini AP II memiliki Airport Train, Skytrain, Shuttle Bus gratis atau mobil. Kereta Bandara memungkinkan penumpang untuk bepergian dengan lebih nyaman dan efisien dari ibu kota ke terminal bandara.

"Di tahap Airport Journey, untuk memudahkan penumpang menghubungkan semua terminal di bandara, Skytrain memfasilitasi akses yang lebih mudah dari satu terminal ke terminal lain," tambah Awal.

Untuk memangkas waktu check-in, AP II pun menyediakan kios Self Check-in di mana pun agar dapat langsung mengeluarkan e-boarding pass.

"Jadi penumpang yang ingin tidak perlu mengantri barang-barang bawaan karena ada skala bagasi di beberapa titik Kios Check-in Mandiri. Skala bagasi dikombinasikan dengan layanan jatah muatan sendiri di tepi jalan terminal," papar Awal.


Untuk memberikan panduan yang lebih jelas ke fasilitas bandara, aplikasi berbasis digital ini juga dilengkapi dengan menu panduan. Ini mengarahkan penumpang ke beberapa ruangan, seperti kamar anak-anak, zona anak-anak, wi-fi gratis, toilet dan ruang sholat yang nyaman.

"Lounge di bandara kami menyediakan furnitur yang ramah-tidur sehingga para penumpang merasa nyaman saat menunggu penerbangan mereka. Kami juga menyediakan beberapa tempat fungsional seperti ruang co-working dan sudut baca," pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menerangkan AP II banyak melakukan lompatan besar. Inovasi yang diterapkan pada seluruh bandara di bawah AP II menjadi pendukung pariwisata.

"Inovasi bandara sangat dibutuhkan. Sebab, para penumpang ini membutuhkan kemudahan sistem karena mereka memakai konsep digital. Yang jelas, penerapan Smart Digital Airport oleh AP II akan memudahkan mobilisasi wisatawan," ujarnya. (prf/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA