Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 03 Jan 2019 21:36 WIB

TRAVEL NEWS

Speed Boat Hilang juga Pernah Terjadi di Mioskon Raja Ampat

Shinta Angriyana
detikTravel
Foto: Speed Boat Ocean Rover yang sempat hilang (Istimewa/Alfrets)
Foto: Speed Boat Ocean Rover yang sempat hilang (Istimewa/Alfrets)
Raja Ampat - 2 Speed Boat milik kapal Pearl of Papua diduga hilang karena dicuri. Ternyata, hal tersebut juga menimpa operator lainnya di Raja Ampat.

Sebelumnya, kapal wisata Pearl of Papua diduga hilang saat hendak ke Pelabuhan Sorong karena dicuri pihak tidak dikenal. Ternyata, November 2018, kejadian speed boat hilang juga pernah dialami oleh operator Ocean Rover.

"Iya betul (mengalami kecurian), kami juga kehilangan 2 speedboat di Raja Ampat pada bulan November 2018 yang lalu, tepatnya pada tanggal 8 dini hari sekitar pukul 01.15 waktu setempat di depan pulau Mioskon," ujar Alfrets, Operasional Manager Ocean Rover saat dihubungi detikTravel, Kamis (3/1/2019).



Ia menjelaskan kronologi dugaan pencurian kapal tersebut. Menurutnya, speed boat diambil dengan cepat dengan memotong dari tali yang terikat di kapal utama.

"Saat perwira jaga melakukan patroli keliling area kapal, dari bagian belakang sampai anjungan. Ketika dia balik lagi ke bagian belakang (dive deck) speedboat sudah tidak ada. Kejadiannya termasuk cepat, sepertinya mereka udah biasa melakukan pencurian speedboat. Karena kurang dari 15 menit mereka sudah bisa langsung mencuri 2 speedboat dgn cara memotong tali yg mengikat di speedboat," tambah Alfrets.

Alfrets menambahkan, bahwa speed boat yang dicuri diikat ke kapal besar. Kedua speedboat tersebut terpasang mesin Yamaha 40pk.

"Jadi speedboat diikat ke kapal besar dengan jarak sekitar 2 meter. 2 speedboat yang masing masing terpasang mesin yamaha 40pk," ucapnya.


Pada saat kejadian, terdapat belasan wisatawa dan kru kapal yang bertugas. Kejadian tersebut juga sempat membuat gempar para wisatawan.

"Iya, kejadiannya pas lagi ada trip. Di kapal utama ada 16 orang tamu dan 17 kru kapal. Paginya pas tamu tahu kejadian itu, mereka panik sih dan heran kok bisa ada bajak laut berkeliaran bebas di daerah wisata," tambahnya.

Pihak Ocean Rovers juga sempat membuat sayembara untuk mencari 2 kapal yang hilang tersebut. Bagi yang bisa memberikan info, mendapatkan penghargaan senilai Rp 5 juta.

Pemberitahuan sayembara oleh Ocean RoverPemberitahuan sayembara oleh Ocean Rover Foto: Istimewa/Alfrets

"Kita langsung lapor kok ke polres setempat. Bahkan saya sempat bikin sayembara, dalam rangka mencari keberadaan speedboat kami," papar Alfrets.

Beruntung, speed boat tersebut berhasil ditemukan oleh seorang petugas salah satu resor di Mutus, Raja Ampat.

"Kedua speed boat sudah ketemu pada saat sayembara pertama, kurang lebih 5 hari dari pengumuman. Salah satu staf resor terdekat bilang bahwa sudah ketemu lokasi di Kampung Mutus," kata Alfrets.

Akhirnya, tim pun menyusuri ke Kampung Mutus. Benar saja, kedua Speed Boat berhasil ditemukan, namun kedua mesin sudah hilang.

"Benar ada di Mutus, ditemukan oleh nelayan setempat mengapung. Namun belum ketahuan siapa yang mengambil, karena speed boat ketemu namun engine (mesin) hilang," pungkas Alfrets.

Terkait hal ini, detikTravel pun sudah menghubungi Dispar Kabupaten Raja Ampat. Mereka berjanji akan memberikan keterangan resmi. (sna/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED