Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 25 Jan 2019 16:50 WIB

TRAVEL NEWS

Bacalah, Pesan Peneliti Komodo Pada Wisatawan

Afif Farhan
detikTravel
Turis yang sedang berfoto dengan komodo di Pulau Komodo (Afif/detikTravel)
Turis yang sedang berfoto dengan komodo di Pulau Komodo (Afif/detikTravel)
Jakarta - Meski heboh rencana penutupan Taman Nasional (TN) Komodo, nyatanya aktivitas di sana masih berjalan normal. Ini ada pesan dari peneliti komodo untuk wisatawan.

Rencana penutupan TN Komodo selama 1 tahun yang dilontarkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat masih jadi perbincangan. Kabar terbaru, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan melakukan pertemuan dengan stakeholder terkait untuk membahasnya.

BACA JUGA: Ingat! Penutupan Taman Nasional Adalah Kewenangan KLHK

Soal populasi komodo dan habitat, Deni Purwandana, Koordinator Yayasan Komodo Survival Program yang menjadi mitra dari Balai TN Komodo menjelaskan, sejauh ini tidak ada penurunan populasi komodo. Untuk pariwisata di taman nasionalnya, Deni mengakui memang perkembangannya cukup signifikan tetapi belum berimbas pada habitat dan populasi komodo.

"Sejauh ini kita melihatnya pariwisata itu berkembang, tapi imbasnya (pada komodo-red) belum terlalu siginifikan. Sebab, lokasi area pariwisata hanya terbatas di Loh Liang dan Loh Buaya," terangnya kepada detikTravel, Jumat (25/1/2019).

Memang, kunjungan wisatawan baik dari dalam dan luar negeri ke TN Komodo terus meningkat tiap tahun. Apalagi, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata terus mempromosikan TN Komodo (bagian dari Labuan Bajo) yang masuk dalam daftar 10 Destinasi Prioritas alias 10 Bali Baru.

Wisatawan menjelajahi Pulau Rinca di TN Komodo (Faela Shafa/detikTravel)Wisatawan menjelajahi Pulau Rinca di TN Komodo (Faela Shafa/detikTravel)


Untuk pariwisata, Deni menggarisbawahi satu poin penting. Poin itu yakni perilaku buruk wisatawan memberi makan pada hewan.

"Contoh kecil, wisatawan kasih makan monyet di Loh Buaya (Pulau Rinca). Itu sangat menganggu sifat alamiahnya sehingga nanti binatang-binatangnya menunggu untuk dikasih makan," terangnya.

"Memberi makan kepada semua hewan dilarang di TN Komodo. Kita harus menjaga keasliannya," pesan Deni.

Deni berpesan agar wisatawan dapat menjaga sikap dan mematuhi berbagai aturan di TN Komodo. Tentu selain itu sebagai wisatawan, kita juga harus bertanggung jawab dengan menjaga kelestarian taman nasionalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak mengambil dan merusak apapun.



Saksikan juga video 'Dear Pelancong, Taman Nasional Komodo Akan Tutup Setahun':

[Gambas:Video 20detik]



Bacalah, Pesan Peneliti Komodo Pada Wisatawan
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED