Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 19 Feb 2019 23:10 WIB

TRAVEL NEWS

Lagi-lagi, Pilot Mabuk Ditangkap Sebelum Terbang

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Ilustrasi maskapai American Airlines (REUTERS/Mike Blake/File Photo)
Ilustrasi maskapai American Airlines (REUTERS/Mike Blake/File Photo)
Manchester - Beberapa waktu ini, banyak pemberitaan pilot mabuk ditangkap. Kali ini, terjadi di Inggris.

Melansir CNN, Selasa (19/2/2019), seorang pilot American Airlines telah ditangkap karena dicurigai mabuk. Itu terjadi beberapa menit sebelum pesawat dijadwalkan lepas landas dari Bandara Manchester, Inggris.

Para petugas dipanggil tak lama sebelum pukul 11 pagi setelah menerima laporan adanya seorang pilot yang mungkin berada di bawah pengaruh alkohol, Kamis (14/2) lalu. Itu menurut sebuah pernyataan dari Kepolisian Besar Manchester.

Kata polisi, seorang pria berusia 62 tahun ditangkap dan lalu ditebus karena menunggu penyelidikan lebih lanjut. Pilot yang tidak disebutkan namanya itu akan terbang dari Manchester ke Philadelphia pada pukul 11.05 pagi, tetapi penerbangan AA735 itu telah dibatalkan setelah penangkapannya, menurut kantor berita Press Association, Inggris.

Dalam sebuah pernyataan, American Airlines mengonfirmasi seorang karyawannya telah ditahan. "Keselamatan adalah prioritas utama kami dan kami meminta maaf kepada pelanggan kami atas gangguan rencana perjalanan mereka," ujar perusahaan.

Penumpang yang terkena dampak itu dialihkan ke penerbangan alternatif. Pilot memang harus mematuhi standar yang lebih ketat terkait alkohol.

Mereka hanya boleh mengonsumsi alkohol tidak lebih dari 20 miligram per 100 mililiter darah dalam tubuh mereka. Namun, untuk pilot di Inggris, Wales dan Irlandia Utara diperbolehkan sebanyak 80 mg.

BACA JUGA: Pesawat Amphibi dan Pilot Nyeker di Maldives

Penangkapan itu adalah yang terbaru dari serangkaian insiden yang melibatkan pilot karena mengonsumsi alkohol. Pada bulan November, seorang pilot asal Jepang ditahan karena mengonsumsi lebih dari sembilan kali ambang batas legal alkohol sebelum penerbangannya dari Bandara London Heathrow dan dijatuhi hukuman 10 bulan penjara di Inggris.

Adalah Katsutoshi Jitsukawa (42), karyawan maskapai penerbangan Japan Airlines, yang dijadwalkan terbang dari Heathrow ke Tokyo pada 28 Oktober. Namun, ia gagal dalam tes napas sesaat sebelum lepas landas.

Inspektur Kepolisian Penerbangan Iain Goble mengutuk pelanggaran serius yang bisa menyebabkan kecelakaan itu. Pilot yang demikian ia anggap sepenuhnya abai terhadap keselamatan penumpang.

Pada akhir Oktober, All Nippon Airways meminta maaf setelah seorang pilot jatuh sakit setelah minum-minum di malam harinya. Akibatnya ada penundaan lima penerbangan domestik.

Pada bulan Juni, pilot senior British Airways, Julian Monaghan juga dipenjara selama delapan bulan. Serupa, ia ditangkap ada lebih dari empat kali ambang batas alkohol dalam tubuhnya sebelum penerbangan dari London Gatwick ke Mauritius. (msl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA