Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 29 Mar 2019 16:10 WIB

TRAVEL NEWS

16 Maskapai Bangkrut dan Tidak Ada Lagi

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
2

11. Monarch Airlines

Halaman 3 dari 3

Monarch Airlines (CNN Travel)

Primera bukan satu-satunya maskapai yang secara tiba-tiba gagal dan membuat pelancong terlantar. Maskapai penerbangan murah Inggris yang didirikan pada tahun 1967 ini menerbangkan wisatawan ke pusat-pusat pariwisata di seluruh Eropa, serta ke Israel.

Kesulitan keuangan membuat Monarch mati-matian mencari pendanaan. Dan meski telah mendapat beberapa investasi dari Boeing pada 2016, maskapai ini tetap tutup dan menelantarkan sekitar 110.000 penumpang yang kemudian digabungkan ke maskapai lain dalam operasi yang menelan biaya £ 60 juta (USD 78 juta).

12. Air Berlin

Didirikan oleh orang Amerika pada tahun 1978, Air Berlin awalnya mengoperasikan penerbangan charter liburan dari Berlin Barat ke Mediterania. Reunifikasi Jerman membuat maskapai ini berkembang pesat dan Air Berlin menjadi salah satu maskapai penerbangan Eropa terbesar.

Rencana ekspansi di masa depan bergantung pada operasi berbasis di Bandara Brandenburg baru di Berlin, yang awalnya akan dibuka pada tahun 2011 tetapi mengalami penundaan dan sekarang diperkirakan tidak akan dibuka sampai 2020.

Air Berlin mengurangi operasi selama beberapa tahun dan dengan kerugian finansial yang berkelanjutan, akhirnya menerbangkan penerbangan terakhirnya pada Oktober 2017. Segera Lufthansa menukik dan membeli 81 pesawatnya juga mempekerjakan lebih dari 3.000 mantan karyawan Air Berlin dan Easyjet juga mengambil sepotong kue Air Berlin yang lebih kecil.

13. Loftleiðir

Terbang dari Amerika Serikat ke Eropa dan berhenti di Islandia dengan harga murah sekarang sudah terlalu umum. Tetapi konsep itu diawali 1940-an oleh Loftleiðir yang juga dikenal sebagai Icelandic Airlines.

Berkembang pada 1960-an dan mendapatkan julukan Hippie Express, popularitasnya adalah untuk mahasiswa yang mencari penerbangan terjangkau melintasi Atlantik. Pada tahun 1973, maskapai ini bergabung dengan maskapai Islandia lainnya, Flugfélag Íslands yang melahirkan Icelandair.


14. Pan Am

Pan Am kependekan dari Pan American World Airways adalah kisah tentang sebuah pesawat kecil yang terbang dari Florida ke Kuba dan kembali pada tahun 1927. Menjadi maskapai penerbangan terbesar di dunia dan inovator industri itu hingga kehancurannya pada tahun 1991.

Pindah dari pesawat mengambang ke Boeing 747, maskapai ini memelopori rute penerbangan, membuka hotel (rantai hotel InterContinental) dan melambangkan kemewahan pesawat jet.

Krisis minyak, pembajakan dan serangan, hingga kemunduran operasional lainnya membuat Pan Am mengalami kesulitan keuangan yang mengerikan dan perusahaan itu berhenti pada 4 Desember 1991. Delta membayar USD 1,39 miliar untuk memperoleh aset Pan Am juga untuk mengambil alih tiket penumpang saat bangkrut.

15. Ted

Ketika maskapai berbiaya rendah lepas landas di Amerika Serikat pada pertengahan 2000-an, United merasakan tekanan dan mencoba sendiri dengan membentuk Ted. Maskapai ini mulai menerbangkan Airbus A320 kelas ekonomi pada tahun 2004 dengan bandara utama di Bandara Internasional Denver.

Hiburan dalam penerbangan Ted hanya terbatas pada Tedevision, TedTunes dan penjualan boneka beruang di atas pesawat. Pesaing utama Ted adalah Frontier Airlines dan eksperimen serupa datang juga dari Delta, Song, dan perjalanannya berlangsung hingga 2009 ketika operasinya kembali ke United.

16. Virgin America

Virgin America dikenal karena pencahayaan kabinnya yang penuh warna, unik dan penawaran pilihan penuh gaya dalam perjalanan udara AS. Maskapai ini merayu penumpang dengan selebarannya dan meraih penghargaan selama satu dekade sepanjang keberadaannya.

Meski pemilik Virgin Group, Richard Branson hanya pemilik minoritas, aksi-aksinya pendekatan pemasaran yang inovatif sering kali menjadi berita utama. Patah hati mendera seluruh negeri ketika Alaska Airlines berhasil membeli maskapai itu dan penerbangan terakhir Virgin America lepas landas pada 24 April 2018.

(msl/rdy)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA