Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 19 Apr 2019 16:50 WIB

TRAVEL NEWS

Betapa Gilanya Orang Islandia Menjaga Alamnya

Afif Farhan
detikTravel
Ilustrasi penduduk Islandia (iStock)
Ilustrasi penduduk Islandia (iStock)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
Reykjavik - Islandia, destinasi impian traveler punya banyak cerita. Bukan hanya soal keindahan auroranya, tapi bagaimana orang-orangnya menjaga alam.

Dengan luas wilayah 102,775 km persegi, penduduk Islandia hanya 300-an ribu orang. Kebanyakan, populasi di Islandia berada di bagian selatan dengan Reykjavik sebagai ibukota negaranya.

Islandia diberkati kakayaan alam berupa gunung berapi, gletser dan dikelilingi lautan yang kaya dengan ikan. Islandia hanyalah negara kecil, tetapi begitu besar keinginan dan perjuangan masyarakatnya untuk menjaga alam.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Jumat (19/4/2019) Islandia selalu masuk dalam daftar negara yang ramah lingkungan. Tahukah kamu, Islandia memanfaatkan energi hidro (pembangkit listrik menggunakan tenaga air seperti saluran irigasi, sungai atau air terjun) dan energi goethermal (panas Bumi) yang bersumber dari gunung-gunung vulkaniknya dalam 80 persen kebutuhan hidup warganya seperti untuk listrik.

Islandia punya banyak sumber panas Bumi (Thinkstock)Islandia punya banyak sumber panas Bumi (Thinkstock)


Islandia hanya menggunakan sedikit bahan bakar fosil (batu bara, minyak bumi dan gas alam). Yang mana kita tahu, bahan bakar fosil dapat menyebabkan pemanasan global hingga pencemaran air dan lingkungan.

Melihat webiste resmi Visit Iceland, rupanya lingkungan hidup adalah menjadi prioritas utama Islandia. Simpelnya begini, Islandia adalah pulau kecil di Samudera Atlantik yang terlepas dari daratan utama Eropa.

Maka, kehidupan negaranya benar-benar bergantung dari bagaimana mereka menjaga alam. Bayangkan jika sungai atau lautnya tercemar, artinya mereka akan kesulitan mendapat air bersih dan ikan-ikan untuk dikonsumsi pun tidak sehat.

Lebih dari itu, pemanasan global juga akan menjadi bencana besar di Islandia. Jika es di Kutub Utara terus mencari, maka akan mengakibatkan debit air lautan makin tinggi yang ujung-ujungnya Islandia bisa banjir!

Es-es di lautan Islandia (iStock)Es-es di lautan Islandia (iStock)


Konservasi lingkungan di Islandia bukan hanya digalakkan pemerintah, tetapi juga warganya. Oke, kita ambil contoh dari pengelolaan hotel-hotel di sana.

"Everything we do, we try to do it thinking about our impact on the environment, and by being our guest, you also take part in our journey," itulah kata-kata yang akan turis temui di hotel-hotel di Islandia.

Hotel-hotel di Islandia menggunakan produk pembersih yang ramah lingkungan (dari Nordic swan) dan berbagai perlengkapan di dalam kamar juga memakai katun organik. Setiap hotel di Islandia juga memiliki wadah daur ulang, sehingga apa yang sudah dipakai tidak terbuang sia-sia.

Menariknya lagi, tidak ada botol minuman di dalam kamar hotel selayaknya hotel-hotel pada umumnya. Turis yang bermalam dapat minum langsung di kran, karena airnya sudah terjamin kebersihannya.

Kota Reykjavik, yang hotel-hotelnya di sana juga ramah lingkungan (iStock)Kota Reykjavik, yang hotel-hotelnya di sana juga ramah lingkungan (iStock)


Menyinggung soal pariwisata dan lingkungan hidup, baru-baru ini kawasan cagar alam Fjadrargljufur ditutup sampai Juni 2019. Alasannya, terlalu banyak turis yang datang ke sana.

Nama Fjadrargljufur menjadi populer setelah jadi lokasi syuting video klip Justin Bieber berjudul 'I'll Show You' di tahun 2015. Catatan jumlah pengunjungnya, 150.000 kunjungan turis pada tahun 2017 menjadi 282.000 kunjungan turis pada tahun 2018.

Pemerintah Islandia lantas menutup cagar alam tersebut dengan alasan menjaga keseimbangan alam. Dengan banyak turis yang datang, bisa jadi sungainya tercemar atau lain sebagainya.

Cagar alam Fjadrargljufur (iStock)Cagar alam Fjadrargljufur (iStock)


Yang lebih 'gila' lagi, tahukah kamu kalau mengendarai mobil di luar jalur yang sudah ada, itu dilarang di Islandia. Sebab, mobil-mobilnya dinilai bisa merusak rerumputan dan tanah.

BACA JUGA: Efek Video Klip Justin Bieber, Lembah Cantik di Islandia Ditutup

Islandia selalu menjadi contoh negara lain dalam soal menjaga lingkungan. Islandia sudah sering dinobatkan sebagai Green Country, yang begitu peduli akan konservasi lingkungan terkait kehidupan warganya.

Bahkan soal energi hidro dan goethermal, Islandia selalu memberikan contoh dan bukti bahwa energi baru tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dibanding terus-terusan memakai bahan bakar fosil. Tiap negara bisa mencontohnya.


Simak Juga 'Yuk Jaga Alam Lewat Pola Konsumsi Pangan Kita!':

[Gambas:Video 20detik]


Betapa Gilanya Orang Islandia Menjaga Alamnya
(aff/aff)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
BERITA TERKAIT
BACA JUGA