Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 14 Mei 2019 14:50 WIB

TRAVEL NEWS

Komentar Pengunjung Pasar Modern Cibubur yang Kena 'Sidak' Sampah Plastik

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Pengunjung pasar yang disosialisasi KLHK (Randy/detikcom)
Pengunjung pasar yang disosialisasi KLHK (Randy/detikcom)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
Bogor - Tadi pagi pihak KLHK melakukan sosialisasi sampah plastik di Pasar Modern Fresh Market Kota Wisata, Cibubur. Ini dia komentar mereka.

Selama bulan Ramadhan ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) gencar melakukan sosialisasi sampah plastikm melalui slogan Ramadhan Bebas Sampah di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3).

Selasa pagi tadi (14/5), sosialisasi sampah pun dilakukan oleh pihak KLHk di Pasar Modern Fresh Market Kota Wisata, Cibubur, Bogor. Sejumlah pengunjung pasar pun didatangi oleh staff KLHK dan diberi kantong belanja serta sosialisasi pentingnya pengurangan sampah plastik.

Salah satu yang terkena sidak itu adalah Indra serta istrinya Dewi yang merupakan warga Cibubur. Dari yang tadinya tak punya kantong belanja dan biasa belanja pakai plastik, kini mulai mengerti akan pentingnya pengolahan sampah.

"Belum. Sekarang pakai tas ini, tapi kalau ada yang lebih besar lagi saya mau beli. Malu juga. Ke depanya gak pakai plastik lagi," ujar Indra.

Ada juga pengunjung pasar lain yang merasa terbantu dengan diberikannya kantong belanja oleh KLHK. Minimal mereka akan memakainya lagi saat belanja ke pasar dan tak lagi membawa kantong kresek.

"Gak, cuma pakai kresek doang. Nanti bawa ini saja kalau ke pasar," ujar Nyiroyatsi

Komentar Pengunjung Pasar Modern Cibubur yang Kena 'Sidak' Sampah PlastikIni merupakan program KLHK untuk memerangi sampah plastik (Randy/detikcom)

Menariknya, tak sedikit juga pengunjung pasar yang ternyata sudah terbiasa dan membawa kantong belanja. Kesadaran itu berawal dari adanya keinginan untuk menjaga lingkungan.

"Bagus juga sih ya. Sebenarnya saya bawa juga, tapi ketinggalan di mobil terus tadi dikasih ini. Minimal selama ini saya tidak menggunakan plastik lagi. Di rumah juga sedotan-sedotan itu sudah tidak ada. Sudah mengajari anak juga untuk itu. Kurang lebih 2-3 bulanan sudah lumayan," ujar Ita.


Ada juga pengunjung pasar lain yang bernama Dewi. Saat ditemui detikcom, ia sudah menenteng tas belanjanya sendiri. Untuk itu, ia berhak atas tumblr dari KLHK. Responnya pun cukup positif terkait sosialisasi sampah oleh KLHK.

"Saya memang selalu bawa kantong belanja, paling sering kalau ke supermarket. Cuma kalau daging saya pakai packingan mereka. Cuma agak susah kalau ke tempat sayur begini ya, karena saya belinya satuan jadi langsung banyak. Di rumah kemarin saya baru bersih-bersih packing-packing yang bisa saya pakai lagi kalau dari plastik, sisanya kertas dibuang. Saya cuma terapin ke rumah sendiri saja dulu, tapi saya belum ngajak teman-teman," ujar Dewi.

Dewi pun menyarankan, agar masyarakat bisa menerapkan perilaku tersebut. Apabila dulu ibu-ibu biasa belanja bawa kantong ke pasar, kenapa hal itu tak bisa diaplikasikan kembali.

"Ini bagus banget, saya dari dulu kepikirnya kenapa kita gak membudidayakan, ibu-ibu dulu kan bawa kantong sendiri," tutup Dewi.


Simak Juga 'Menengok Keindahan Gereja Sampah di Kairo':

[Gambas:Video 20detik]


(rdy/aff)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
BERITA TERKAIT
BACA JUGA