Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Jul 2019 18:50 WIB

TRAVEL NEWS

Gubernur NTT Usul Mobil Buggy di Pulau Komodo, Apa Kata Jokowi?

Abdul Haris
detikTravel
Komodo di Pulau Rinca (Moch Prima Fauzi/detikcom)
Komodo di Pulau Rinca (Moch Prima Fauzi/detikcom)
Labuan Bajo - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengusulkan ada mobil buggy di Pulau Komodo. Ada kata Presiden Jokowi dan kepala Taman Nasional Komodo?

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat ditemui awak media pada Rabu (10/7) sore kemarin mengatakan, rencananya akan ada pembatasan atau kuota bagi wisatawan ke Pulau Komodo. Pulau Komodo akan menjadi tempat wisata eksklusif.

Selain itu, dia mempunyai beberapa ide seperti membangun taman dengan bunga-bunga NTT dan mengusulkan ada mobil buggy. Nantinya, mobil buggy akan lebih memudahkan wisatawan untuk melihat komodo melalui akses yang disediakan.

"Kita bikin komodo mudah dilihat. Jadi kita tidak akan lagi jalan kaki, treknya akan kita siapkan dan rangernya kita siapkan agar semua bisa jalan," katanya kepada awak media.

Gubernur NTT Usul Mobil Buggy di Pulau Komodo, Apa Kata Jokowi?Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Abdul Haris/detikcom)


Nantinya akan disiapkan jalur khusus untuk melihat komodo. Komodonya pun tetap dibiarkan liar. Sedangkan kendaraannya dipilih yang ramah lingkungan, atau yang tidak mencemarkan polusi.

"Kita tidak pakai yang gas atau bensin. Kita pakai golfcar atau buggy karena kalau pakai bensin akan merusak sistem di taman nasional," sambungnya.

BACA JUGA: Apakah Pulau Komodo Tidak Ditutup, Tapi Jadinya Eksklusif?

Kamis (11/7/2019) Presiden Jokowi mengunjungi Pulau Rinca. Awak media pun menanyakan soal ide dari Gubernur NTT tersebut. Apa katanya?

"Nantilah, itu teknis banget," kata Jokowi.

Jokowi di Pulau RincaJokowi di Pulau Rinca (Abdul Haris/detikcom)


Jokowi sendiri ingin mengembangkan fasilitas penunjang pariwisata di Labuan Bajo, termasuk untuk kemudahan wisatawan menuju destinasi-destinasi di Taman Nasional Komodo. Soal konservasi, juga diperhatikan agar pariwisata tidak mengganggu habitat komodo.

"Kita ini ingin melihat secara makronya untuk kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya. Artinya Labuan Bajo ada Pulau Komodo, ada Pulau Rinca kemudian ada lautnya. Sehingga pembenahan kawasan pembangunan fasilitas-fasilitas pendukung itu betul-betul terintegrasi semuanya, karena ini memang ingin kita jadikan wisata yang premium," paparnya.

Selanjutnya, Jokowi bakal mengadakan rapat terbatas di Jakarta bersama kementerian terkait untuk membuat rancangan besar pada pariwisata Labuan Bajo.

"Ini rancangan besar ini yang sebentar lagi akan kita buatkan rapat terbatas sehingga betul-betul grand desainnya itu sambung antara Labuan Bajo, Rinca, Komodo, lautnya, semuanya. Didesain dengan baik dan dikerjakan tidak parsial. Betul-betul dari turun di airport sampai ke tempat tujuan, betul-betul kelihatan sambung semuanya. Kira-kira itu," terang Jokowi.

BACA JUGA: Isu Pulau Komodo Ditutup, Ini Penjelasan Jokowi

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Lukita Awang juga ditanya pendapat soal mobil buggy di Pulau Komodo. Menurutnya, hal itu akan dikaji terlebih dulu.

"Akan dikaji oleh tim dari Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) layak dan tidak layak, lalu dari aspek sosial dan ekologi. Juga ada tim terpadu dari Balai Taman Nasional Komodo," jelasnya.

Kalau menurut kamu, bagaimana?

Simak Video "Momen Jokowi Nikmati Labuan Bajo dari Ketinggian"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA