Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 04 Agu 2019 11:50 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Ide Terakhir Pencipta Jember Fashion Carnaval

Yakub Mulyono
detikTravel
Jember Fashion Carnival 2019 (Yakub Mulyono/detikcom)
Jember Fashion Carnival 2019 (Yakub Mulyono/detikcom)
Jember - Ide tema pada gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) tahun ini, merupakan ide terakhir dari sang maestro inisiator JFC Dynand Fariz. Tema yang diusung adalah Tribal Grendeur.

JFC pada tahun ini memasuki tahun ke-18. Tema yang diusung memang berbeda dari biasanya dan lebih bernuansa internasional.

"JFC tahun ini temanya Tribal Grendeur, sesuai dengan ide terakhir dari Mas Dynand Fariz sebagai sang inisiator. Even ini juga adalah tribute for him," kata Ketua Yayasan JFC Budi Setiawan, Sabtu (3/8/2019) malam.

Makna dari tema Tribal Grendeur sendiri, kata Budi, JFC adalah bagian dari persaudaraan dunia. Ada 8 defile yang akan tampil di antaranya, Defile Aztec, Hudoq, Minahasa, Karen, Mongolia, Zulu, dan Polinesia.


Ini Ide Terakhir Pencipta Jember Fashion CarnavalFoto: (Yakub Mulyono/detikcom)

"Maka dari itu, mulai dari alat musik yang digunakan untuk simbol meresmikan, Jimbe, yang menurut kami alat musik etnik Suku Aztec," kata dia

"Juga defile yang tampil, 8 macam itu, mewakili dunia. Mewakili budaya dunia," tambah Budi.

JFC juga menjadi spesial karena dihadiri seorang perancang busana terkenal di Indonesia bahkan internasional, Anne Avantie. Selain itu juga dihadiri artis Cinta Laura sebagai brand ambassador.

"Brand Ambassador dan tidak dibayar alias gratis, demi JFC," kata Budi.

Sementara saat dikonfirmai terpisah, Bupati Jember Faida menyambut baik gelaran JFC ke-18 ini. Menurut Faida Ini merupakan karya terbaik Dynand Fariz, mengenalkan Jember ke dunia internasional.

"Mari kita teruskan cita-cita beliau," kata Faida.

Simak Video "Di Balik Gaun Cantik Cinta Laura di Jember Fashion Carnaval"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA