Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 04 Agu 2019 14:35 WIB

TRAVEL NEWS

Lari Lintas Alam Kawah Ijen Diikuti 20 Negara

Chuk Shatu W
detikTravel
Ijen Trail Running 2019 (Chuk Shatu W/detikcom)
Ijen Trail Running 2019 (Chuk Shatu W/detikcom)
Bondowoso - Sebanyak 350-an pelari asal 20 negara mengikuti lari lintas alam hingga ke Kawah Ijen. Mereka menempuh jarak 100 km dalam waktu 32 jam.

Dalam ajang bertajuk Ijen Trail Running 2019 tersebut ada 5 kategori dilombakan. Ada 100K (ultra), 70K (ultra), Kawah Wurung Trails 42K, Hot Spring Trails 21K dan Coffee Plantation Trails 10K.

Race Director ITR, Alfan Impriadi, menerangkan gelaran tahun ini pihaknya sengaja mengambil tema Race to The Blue Fire. Tema ini diusung untuk semakin menunjukkan keindahan alam Kawah Ijen yang terletak di perbatasan Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi.

"Even ini merupakan rangkaian dari Asia Trail Master Championship 2019. Dalam setahun hanya ada 5 even sejenis yang bisa digelar di setiap negara," jelas Alfan.


Peserta kategori 100K dan 70K akan berlari mendaki puncak Kawah Ijen dengan awal start malam hari. Untuk kategori 42 akan dapat menyaksikan keindahan panorama Kawah Wurung dengan belakang Gunung Raung serta menyusuri perkebunan kopi.

Bukan cuma itu, urai Alfan, Ijen Trail Running 2019 sudah terdaftar di Internasional Trail Running Asociation (ITRA) dan telah mendapatkan point Ultra Trail Du Mount Blanc (UTMB). UTMB merupakan event trail running kelas dunia karena untuk mengikuti event tersebut, setiap pelari diwajibkan memiliki minimal 15 point dalam 3 race.

Lari Lintas Alam Kawah Ijen Diikuti 20 NegaraFoto: (Chuk Shatu W/detikcom)

Informasi lain menyebutkan, panitia penyelenggara menggunakan teknologi khusus untuk mencatat waktu tempuh setiap pelari. Teknologi tersebut bernama race timing dan check point digital.


Alat teknologi ini sengaja dipakai agar catatan waktu dan pergerakan setiap pelari dari setiap check point bisa terdeteksi. Sehingga jika ada pelari yang tersesat atau berhenti panitia bisa segera tahu dan mengirimkan bantuan.

Salah seorang peserta asal Malang, Endah Purwati (48), mengaku hampir tiap tahun mengikuti event tersebut. Bahkan, tahun ini dia mengaku juga mengajak teman-temannya dari Malaysia.

"Meskipun, pada tahun ini saya hanya ikut yang 21K. Biasanya saya ikut yang 70K. Lumayan, mendaki Kawah Ijen dengan berlari," tuturnya sambil tersenyum.

Simak Video "Medan Berat Membawa Pulang Jenazah Toriq"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA