Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 09 Agu 2019 17:45 WIB

TRAVEL NEWS

5 Hal Menarik Saat Liburan ke Melbourne

Rahmayoga
detikTravel
Foto: (Rahmayoga/detikcom)
Foto: (Rahmayoga/detikcom)
Melbourne - Australia menjadi destinasi menarik bagi wisatawan Indonesia. Saat liburan ke Negeri Kanguru, temukan 5 hal menarik ini untuk maksimalkan harimu.

Berpelesir ke negeri orang, pastilah banyak hal menarik yang bakal kita temukan. Kita, yang merupakan orang Indonesia, mungkin saja akan takjub dengan tembok China saat berkunjung ke sana. Atau mungkin saja kita akan kagum dengan menara Eiffel di Paris, atau bisa saja kita akan heran dengan keramah-tamahan orang Jepang, misalnya.

1. Pedestrian lega

Nah, saat berwisata ke Melbourne, Australia, kita juga bakal menemukan beberapa hal menarik di sini seperti saat detikcom ke sana beberapa waktu lalu. Sebut saja di antaranya trem dan jalur pedestrian yang lebar. Ya, jalur pedestrian di sini dibuat lebar dan nyaman sehingga membuat para pejalan kaki serasa dimanjakan.

2. Pelican cross dimana-mana

Ngomong-ngomong soal pedestrian, lagi-lagi para pengguna jalan dipermudah dengan adanya pelican cross di sini. Ya, di sini, hampir di tiap sudut dan perempatan jalan, selalu ada pelican cross yang memudahkan pejalan kaki untuk menyeberang jalan dengan aman.

 (Rahmayoga/detikcom) (Rahmayoga/detikcom)


Oh iya, ada beberapa hal yang juga harus kamu perhatikan saat menyeberang jalan di sini. Selain harus menggunakan pelican cross, jangan pernah sesekali menyeberang jalan sambil bermain handphone, ya.

Baca Juga: Hal-hal Positif yang Bisa Kita Pelajari dari Orang Australia

Meski masih wacana, tapi ada sebuah organisasi di Australia yang mengusulkan agar ada denda bagi mereka yang menggunakan atau bermain handphone saat menyeberang jalan.

Lembaga yang mengusulkan tersebut adalah Dewan Pejalan Kaki Australia (Australian Pedestrian Council, PDA). Usulan berupa denda sampai Rp 2 juta, lho!

3. Trem gratis di tengah kota

Trem di Kota Melbourne selalu populer dan terkadang padat penumpang di jam-jam tertentu. Bukan tanpa alasan, beberapa trem melayani rute-rute tertentu secara gratis. Ya, cuma-cuma!

Trem bisa kita naiki gratis untuk sekadar menjajal beberapa rute tertentu saja. Kita harus jeli dan melihat ada-tidaknya tanda 'Melbourne's Free Tram Zone'. Jika tidak, kita diharuskan membayar perjalanan trem dengan menggunakan kartu e-money.

4. Sewa sepeda

Kembali lagi ke soal trotoar di Melbourne. Selain untuk pedestarian alias pejalan kaki, trotoar di Kota Melbourne juga memiliki jalur khusus untuk pesepeda. Kerennya lagi, di sini ada sepeda khusus yang bisa kita sewa untuk berkeliling kota.

 Trem di Australia (Rahmayoga/detikcom) Trem di Australia (Rahmayoga/detikcom)

Diberi nama Melbourne Bike Share, sepeda ini bisa kita sewa lewat sebuah aplikasi dan kita bayar dengan metode tertentu. Bisa sewa seharian maupun bulanan. Kamu tinggal pilih saja.

Tapi ada satu hal yang harus kita perhatikan saat bersepeda. Kita diwajibkan mengenakan helm. Jika tidak, bisa-bisa kita bakal diberhentikan oleh polisi di tengah jalan.

5. Wisata kuliner

Liburan juga mencakup soal wisata kuliner. Makanan di Melbourne cukup variatif. Kopinya pun terbilang cukup nikmat. Hampir di setiap toko yang menyajikan kopi, rasanya selalu memuaskan.

Kuliner Indonesia di Australia (Rahmayoga/detikcom)Kuliner Indonesia di Australia (Rahmayoga/detikcom)


Porsi makanan di beberapa restoran di kota ini selalu tersaji dengan ukuran besar. Mungkin bisa kita nikmati untuk dua orang atau dibungkus. Dari pengalaman detikTravel, saat memesan menu yang variatif selama beberapa hari, saya pasti selalu kekenyangan dan terkadang memutuskan untuk membungkus makanan tersebut dan kemudian dibawa pulang.

Traveler bisa menemukan beragam restoran di sini. Mulai dari restoran Turki, Brasil, hingga restoran Indonesia. Tentu saja, harganya berbeda jauh dengan di Indonesia sendiri.

Dari pengalaman detikTravel, saat menjajal dua menu di dua restoran Indonesia di Melbourne, harga satu menu ala warteg dibanderol AU$ 12 alias sekitar Rp 120 ribuan.

Di menu lain misalnya, saat kami memesan tongseng, harganya dibanderol sekitar Rp 150 ribu. Namun, meski mahal, rasa makanan keduanya pas dan agaknya bisa mengobati rindu jika kangen masakan Indonesia saat berada di Melbourne.




Simak Video "Berpelesir ke Melbourne, Kamu Bakal Temukan 5 Hal Menarik Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA