Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 22 Agu 2019 16:10 WIB

TRAVEL NEWS

Tak Disambut Pilot, Istri PM Israel Marah Sampai Mau Masuk Kokpit

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Foto: Benjamin Netanyahu dan istrinya, Sara (ABC Australia)
Foto: Benjamin Netanyahu dan istrinya, Sara (ABC Australia)
Kiev - Istri Perdana Menteri Israel, Sara Netanyahu disebut marah besar karena tidak disambut pilot saat masuk ke pesawat. Dia sampai mau masuk ke dalam kokpit.

Sara Netanyahu, istri dari Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan marah-marah sampai mau masuk ke dalam kokpit pesawat gara-gara tidak disambut oleh pilot yang bertugas. Kejadian itu berlangsung saat Sara menemani suaminya kunjungan kenegaraan ke Ukraina akhir pekan lalu

Dihimpun detikcom dari beberapa sumber, Kamis (22/8/2019), Sara dilaporkan kesal karena dia tidak mendengar kapten penerbangan maskapai El Al tersebut menyambutnya masuk ke dalam pesawat. Saat hendak masuk ke kokpit, beruntung petugas keamanan berhasil menghentikan aksi nekat Sara.

Setelah pilot membuat pengumuman baru untuk menyambut Sara, akhirnya istri Benjamin Netanyahu itu cukup puas dan berhenti marah-marah.



Namun menurut Kantor Perdana Menteri Israel, laporan dari media Channel 12 Israel tersebut mengalami 'distorsi', tetapi mereka juga tidak menyangkalnya secara keseluruhan.

"Ada kesalahpahaman yang sudah dikonfirmasi dan penerbangan berjalan sesuai rencana. Kisah tentang penjaga keamanan juga merupakan kebohongan. Ini adalah upaya untuk mengalihkan perhatian dari kunjungan internasional penting yang dilakukan perdana menteri," demikian pernyataan dari pihak kantor perdana menteri Israel seperti dilansir dari Independent.

Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan ke Ukraina untuk pertama kalinya sejak menjabat pada Maret 1999. Netanyahu adalah PM pertama yang melakukan kunjungan sejak Volodymyr Zelensky dilantik jadi presiden pada April lalu.

Simak Video "Didakwa Korupsi, PM Israel Netanyahu Dituntut Mundur Ribuan Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA