Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 20 Sep 2019 07:20 WIB

TRAVEL NEWS

Serba-serbi Dunia Ular di Indonesia

Syanti Mustika
detikTravel

Halaman 1 dari 3

Penemuan ular sanca di Surabaya. (Foto: Deny Prastyo Utomo)

Jakarta - Ditemukannya bangkai ular korban kebakaran hutan di Kalimantan sekaligus mencuatkan perhatian mengenai keberadaan reptil tersebut di Indonesia. Seberapa kenalkah kita dengan ular-ular di Tanah Air?

Beberapa kasus yang melibatkan ular dan manusia beberapa waktu lalu menghebohkan Indonesia. Sebut saja seorang brimob yang tewas digigit death adder di Papua, satpam Tangerang digigit ular weling, wanita di Sulawesi Utara dililit ular, dan masih banyak lagi.

Juga baru-baru ini, beredar foto yang ramai disebut-sebut sebagai sosok ular raksasa, atau Raja Piton, korban kebakaran hutan di Kalimantan. Secara spesifik, ini merupakan ular sanca kembang (Reticulated python/Python reticulatus) yang panjangnya bisa mencapai 11 meter.

Untuk lebih mengetahui serba-serbi kehidupan ular ada di Indonesia, detikcom menghubungi reptiler Panji Petualang dan bertanya mengenai kehidupan reptil tersebut secara umum di Nusantara.

"Di dunia terdapat lebih dari 2000 spesies ular dan Indonesia memiliki setengahnya. Bayangkan, terdapat lebih dari seribu spesies ular dimiliki Indonesia," ungkap Panji kepada detikcom, Kamis (19/9/2019).

Serba-serbi Dunia Ular di IndonesiaUlar Piton di Boyolali ditangkap warga. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)

Disebutkan bahwa ular yang paling mematikan di dunia adalah Taipan Australia. Nah, ternyata Indonesia juga memilki ular Taipan yang mematikan ini.

"Taipan tidak hanya ada di Australia, di Indonesia juga ada Taipan dari Papua. Begitu juga ular death adder yang orang tahunya dari Australia. Namun juga ada death adder dari Ambon dan Papua," tambahnya.

(Halaman selanjutnya: Ular Ratusan Juta) (sym/krs)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA