Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 23 Okt 2019 17:10 WIB

TRAVEL NEWS

Usai Lima Tahun Kurang Lima Hari, Arief Yahya Pamit dari Menpar

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Menpar Arief Yahya saat sertijab (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Menpar Arief Yahya saat sertijab (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Usai melaksanakan serah terima jabatan ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama, Arief Yahya yang sebelumya menjabat Menteri Pariwisata (Menpar) pun pamit. Ia tercatat menjadi Menpar selama lima tahun kurang lima hari.

Hal itu pun diungkapkan oleh Arief Yahya, yang menjadi Menpar di Kabinet Kerja periode pertama Presiden Joko Widodo. Tepat lima tahun kurang lima hari, Arief menyerahkan mandat kementerian, yang kini menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), ke Wishnutama.

"Tepat 5 tahun lalu di tanggal berbeda serah terima juga. Waktu itu terbalik, yang nyerahin Menparekraf ke Menpar, sekarang sudah rujuk kembali (Kemenparekraf). Dulu bu Mari (Elka) Menparekraf, saya nomenklatur Menpar. 28 Oktober saya kerja, 5 tahun kurang 5 hari," kenang Arief Yahya dalam pidato perpisahannya di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Lima Tahun Kurang Lima Hari, Arief Yahya Pamit dari MenparMenparekraf Wishnutama dan Arief Yahya (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Tercatat, dahulu Menparekraf Mari Elka melakukan serah terima jabatan ke Arief Yahya pada 28 Oktober 2014. Sesuai kata Arief, ia menjabat menjadi Menpar selama 5 tahun kurang 5 hari.

Untuk menyelesaikan purna tugasnya yang kurang lima hari, Arief pun berjanji untuk melunasinya lewat halal bihalal yang akan digelar pihak Kemenparekraf beberapa waktu ke depan.

"Lima tahun saya cicil datang ke Kemenpar 5 hari halal bihalal. Alhamdullilah ucapan terima kasih saya telah menyelesaikam 5 tahun kurang 5 hari. Terima kasih untuk pak Presiden telah membangun pariwisata. Terima kasih untuk rekan-rekan di Kemenpar," tutup Arief.




Simak Video "Ubud Akan Jadi Percontohan Destinasi Kuliner Kelas Dunia "
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA