Berlokasi di Agra, sekitar 210 km di selatan New Delhi, Taj Mahal merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia baru. Bangunan yang indah ini jadi tempat favorit wisatawan yang berkunjung ke India.
Baca juga: 7 Keajaiban Dunia Baru yang Kamu Perlu Tahu |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bhuvan Prakash Yadav, Perwakilan dari Badan pengendalian Pencemaran Udara Uttar Pradesh (Pollution Control Board/UPPC), mengatakan bahwa filter udara tersebut hanya bersifat sementara.
Baca juga: New Delhi Kehilangan Turis akibat Polusi |
"Ini masih dalam tahap uji coba selama 10 hari tetapi kami mencoba untuk mendapatkan (perusahaan swasta) untuk melanjutkannya lebih lama lagi," kata Bhuvan.
Dia mengatakan, pembersih udara ini bisa menyaring lebih dari 1,5 juta kubik meter dalam 8 jam. Pada tahun 2018, pihak objek wisata Taj Mahal membatasi jumlah pengunjung harian menjadi 40.000 per hari dan meningkatkan biaya masuk.
Selain itu, Taj Mahal juga telah menetapkan batas waktu bagi pengunjung dan membebankan biaya tambahan bagi wisatawan yang berada di objek wisata lebih dari 3 jam. Hal ini dilakukan untuk mengurangi keramaian pengunjung yang datang.
Jumlah wisatawan yang datang ke Taj Mahal diperkirakan mencapai 8 juta pengunjung per tahun. Banyaknya pengunjung yang datang menjadikan Taj Mahal sebagai salah satu objek wisata tersibuk di dunia.
(elk/krs)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas