Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 03 Des 2019 06:15 WIB

TRAVEL NEWS

Misteri Hiu Renang Gaya Punggung

Bonauli
detikTravel
Ilustrasi hiu (Thinkstock)
Ilustrasi hiu (Thinkstock)
Jakarta - Ingat video viral hiu "renang gaya punggung" beberapa waktu lalu? Ada yang menyebut kondisi itu sebagai keadaan di mana hiu sangat rileks bahkan bagaikan pingsan.

Dihimpun detikcom dari situs resmii Shark Trust dan National Oceanic and Atmospheric Administration Amerika Serikat, Senin (2/12/2019), hiu dikenal sebagai predator yang punya imobilitas tonik.

Imobilitas tonik adalah keadaan di mana hiu dinilai dalam keadaan sangat rileks. Keadaan ini diistilahkan dengan sejumlah nama. Ada yang menyebutnya pingsan, hipnosis, sampai trance.


Keadaan ini sendiri sebenarnya terjadi pada berbagai spesies yang berbeda, termasuk hiu dan pari. Imobilitas tonik bisa terjadi secara alami maupun disengaja.

Mari mulai dari imobilitas tonik yang dilakukan dengan sengaja. Para peneliti memanfaatkan imobilitas tonik ketika hendak meneliti hiu secara langsung. Caranya, hiu akan dibelai dengan lembut di punggungnya. Setelah usapan tersebut, tak jarang peneliti juga mengusap moncong hiu.

Di moncong hiu ternyata ada pori-pori sensorik kecil yang bisa menginduksi mereka untuk tenang. Otot hiu disebut bisa menjadi rileks, dan pernapasannya pun menjadi lebih dalam dan berirama. Kemudian hiu akan dibuat terbalik.


Inilah keadaan di mana hiu bagaikan pingsan atau dalam hipnosis. Kalau sudah dalam keadaan terbalik, hiu akan lebih mudah diteliti dengan aman. Hiu bisa dengan mudah masuk ke dalam kondisi tersebut, sekitar satu menit. Tapi kalau tidak diganggu, hiu bisa bertahan sampai 15 menit.

Rupanya hiu bisa dengan sengaja melakukan imobilitas tonik itu. Mereka biasanya akan bertingkah di luar kebiasaan, termasuk dengan berenang dengan "gaya punggung". Makanya ada pula yang menyebut kondisi ini sebagai trance atau semacam "kesurupan".

Terkait "renang gaya punggung" tersebut, ada yang menduga bahwa posisi itu merupakan sebagai salah satu teknik hiu untuk menarik perhatian lawan jenis. Tetapi ini baru dugaan semata karena hal itu masih terus diteliti lebih jauh.


Tak cuma sekedar predator, hiu rupanya hewan unik, ya, detikers. Jika sebelumnya kita sudah tahu bahwa hiu merupakan satwa kanibal bahkan sebelum lahir tapi takut pada manusia, dan tak punya tulang (keras), kini ada pula soal "renang gaya punggung" yang penyebab naturalnya masih misterius.




Simak Video "Video Kawanan Hiu Muncul di Pantai Nusa Dua "
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA