Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Jan 2020 06:40 WIB

TRAVEL NEWS

Cerita Pencuri Nyolong Guci, lalu Nangis Saat Tahu Isinya

Bonauli
detikTravel
Ilustrasi guci kremasi. Foto: (iStock)
Nikosia - Seorang pria mencuri sebuah guci dari dalam mobil wisatawan. Tapi pada prosesnya si pencuri malah berderai air mata. Ia menangis saat tahu gucinya berisi abu kremasi.

Sebuah keluarga dari Swedia memutuskan untuk liburan ke Siprus. Mereka berencana untuk mengunjungi pantai dengan menggunakan mobil sewaan, seperti yang diintip detikcom dari berbagai sumber, Jumat (3/1/2020).

Tak sekadar liburan, keluarga ini juga menjalani sebuah misi. Mereka hendak menaburkan abu kremasi mendiang putra mereka, Dennis. Sang ibu, Kinga Bednarz, meletakkan abu kremasi Dennis dalam sebuah guci. Guci tersebut bertuliskan 'Dennis 2000-2019' dan diletakkan dalam sebuah tas.


"Kami pernah berjanji akan menaburkan abu kremasi anggota keluarga di pantai," ujar Bednarz.

Keluarga Bednarz memutuskan untuk menebar abu kremasi Dennis di Governer's Beach. Saat sedang parkir, tetiba saja ada pencuri yang mengambil tas milik keluarga ini di dalam mobil.

Bednarz panik bukan main. Ada 3 tas yang dicuri dari Bednarz, salah satunya terdapat guci yang berisi abu kremasi Dennis. Uang tunai senilai USD 224 atau sekitar Rp 3 juta pun ikut raib.


Rasa sedih melanda Bednarz dan suami. Mereka kembali pulang ke Swedia dengan hati yang sangat berat. Tak ada lagi yang bisa mereka harapkan.

Namun, keajaiban justru datang di tengah keputusasaan. Tiba-tiba saja ada seseorang yang menelepon Bednarz dan mengaku sebagai pencuri tasnya di Siprus.

Melalui penuturan Bednarz, sang pencuri tak bermaksud untuk melukainya dan keluarga. Sang pencuri justru ingin mengembalikan guci Dennis kepada keluarga.


Sang pencuri yang tak disebutkan namanya tersebut meminta maaf sambil menangis. Bednarz mengatakan bahwa perbincangan tersebut berlangsung dengan emosional.

Bermaksud untuk mengembalikan barang curian, sang pencuri memberi tahu lokasi pengambilan barang. Bednarz pun memutuskan untuk kembali datang ke Siprus untuk abu kremasi anaknya.

Dengan ditemani oleh polisi, Bednarz menemukan guci kremasi Dennis di pintu keluar tol di selatan Pulau Mediterania. Dari sini, polisi mengambil alih kasus dan berhasil menangkap 3 orang yang menjadi pelaku. Bednarz kembali ke Swedia bersama guci kremasi Dennis.




Simak Video "Keren! Kreasi Guci dari Kartu Bekas"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA