Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Jan 2020 12:05 WIB

TRAVEL NEWS

Bule Lagi-lagi Bikin Masalah di Bali, Kini Nabrak Orang

Afif Farhan
detikTravel
Foto: Ilustrasi mobil tabrakan (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Jimbaran - Baru awal tahun 2020, sudah muncul sejumlah masalah yang diakibatkan bule di Bali. Terbaru, ada bule yang diduga mabuk saat mengendarai mobil lalu menabrak sejumlah orang.

"Kejadian jam 11 malam," Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi S Utomo saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/1/2020).


Mobil MPV warna putih itu sempat dikejar warga di Jimbaran, Bali. Dari video yang disebar di media sosial, beberapa orang melemparkan benda ke mobil bernomor polisi 1422 FAA agar menghentikan lajunya.

Dari informasi yang dihimpun, sejumlah orang yang ditabrak dibawa ke rumah sakit. Polisi juga menggelar jumpa pers mengenai kejadian ini -- yang mana kemudian terkonfirmasi bahwa bule itu dalam keadaan mabuk dan menabrak dua mobil sekaligus menyerempet tiga orang.


Dalam catatan detikcom, setidaknya baru-baru ini sudah ada kasus bule lainnya yang bikin masalah di Bali. Bahkan, sampai diberitakan media internasional.

Di penghujung tahun 2019 kemarin, seorang bule berulah di kawasan Seminyak. Diberitakan media asal Australia, 9News.com.au ada ulah bule yang bawa-bawa kayu lalu pamer tendangan berputar ke arah motor yang sedang melaju. Diperkirakan lokasinya di wilayah Seminyak, tepatnya di jalan Drupadi.

Menurut saksi, bule ini berasal dari Australia -- entah memang warga negeri Kanguru atau sekadar tinggal di sana. Di tengah aksinya itu ia juga berkoar-koar tidak jelas, mengayun-ayunkan kayu, berusaha melakukan roundhouse kick (tendangan seraya berputar) ke arah sebuah motor, dan merangsek ala banteng.

"Ia memegang dua buah kayu besar dan mengayun-ayunkannya ke arah penduduk lokal," ucap seorang saksi mata asal Australia yang menolak disebut namanya, kepada 9News.


Pekan lalu lewat sambungan telepon, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bali, Putu Astawa mengatakan kalau pembahasan perda (peraturan daerah) soal turis atau bule nakal akan segera dirampungkan dan diserahkan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan bersama.

"Dalam tahun ini segera jadilah perda itu," kata Putu.

Putu menjelaskan, perda ini nantinya juga akan mengatur mengenai destinasi, industri, pemasaran, dan kelembagaan dalam bidang pariwisata.

"Akan diatur dalam perda apa produknya, bagaimana pelayanannya, serta pengelolaannya itu seperti apa. Hal-hal seperti itu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan dan meningkatkan kualitas pariwisata Bali," ujarnya

Perda ini telah dinanti-nanti untuk disahkan mengingat kejadian yang melibatkan turis nakal kerap terjadi di Pulau Dewata itu. Tingkah turis mulai dari mabuk, melecehkan tempat ibadah, sampai mencuri telah merugikan masyarakat Bali.



Simak Video "Lapis Dekor, Oleh-Oleh Baru Khas Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA