Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 12 Jan 2020 08:05 WIB

TRAVEL NEWS

Serupa tapi Tak Sama, Sudah Tahu Beda Kimono dan Yukata?

Putu Intan Raka Cinti
detikTravel
Kimono dan yukata, pakaian tradisional Jepang (Foto: iStock)
Jakarta - Sering dianggap sama, kimono dan yukata yang merupakan pakaian tradisional Jepang ternyata punya berbagai perbedaan. Apa saja bedanya?

Selain kimono, Jepang juga punya pakaian tradisional lainnya yang disebut yukata. Bagi orang di luar Jepang, kedua pakaian ini sekilas memang terlihat sama. Tapi ternyata tujuan penggunaannya berbeda.


Kimono adalah pakaian formal yang dipakai pada acara pernikahan, festival, atau upacara minum teh. Berbeda dengan yukata yang merupakan pakaian informal dan lebih kasual. Yukata sehari-hari digunakan di dalam rumah atau setelah mandi.

Dari segi bahan pakaian, keduanya juga berbeda. Kimono umumnya terbuat dari sutra halus dengan tingkat kesulitan pembuatan lebih tinggi. Hal ini menyebabkan kimono harganya mahal dan lebih nyaman dikenakan saat musim dingin.

Kimono adalah pakaian tradisional Jepang berlapis-lapis yang digunakan saat acara formalKimono, pakaian tradisional Jepang berlapis-lapis yang digunakan saat acara formal (Foto: iStock)

Sementara itu yukata terbuat dari bahan yang lebih tipis, seperti kapas atau kain katun sederhana. Yukata juga hanya terdiri dari satu lapis, berbeda dengan kimono yang berlapis-lapis sehingga harga yukata lebih murah. Bahannya yang tipis juga cocok dikenakan saat musim panas.

Sebagai pelengkap, kedua pakaian ini juga dikenakan dengan ikat pinggang berupa kain yang disebut obi. Bedanya, obi kimono lebih padat dan juga dilengkapi papan kecil sebagai penyangga agar lebih rapi. Sedangkan obi yukata hanya terdiri atas satu lembar kain yang dililitkan lalu diikat menjadi pita di bagian belakang.



Yukata berbahan lebih tipis dan sifatnya lebih informal. Yukata umumnya dikenakan saat musim panasYukata berbahan lebih tipis dan sifatnya lebih informal. Yukata umumnya dikenakan saat musim panas (Foto: iStock)

Selain itu, pengguna kimono akan mengenakan alas kaki bernama zori yang terbuat dari kain atau anyaman. Mereka juga bisa mengenakan geta yaitu sandal kayu yang tinggi. Hal ini berbeda dengan pengguna yukata, karena pakaian ini kasual, penggunanya tak perlu pakai alas kaki tertentu.

Itulah sejumlah perbedaan dari kimono dan yukata. Namun tak ada salahnya traveler mencoba mengenakan keduanya saat plesiran ke Jepang.




Simak Video "Uniknya Kerajinan Kimono, Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA