Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 23 Jan 2020 09:47 WIB

TRAVEL NEWS

Sekilas Fakta-fakta tentang Tahun Baru Imlek

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Ilustrasi Imlek (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Tahun Baru China atau Imlek merupakan salah satu hari terpenting bagi warga China. Ada berbagai fakta menarik di belakangnya dan ini beberapa di antaranya.

Dilansir chinahighlights, ada alasan mengapa Tahun Baru Imlek begitu penting. Ada banyak kebiasaan di dalamnya. Lantas apa yang biasa dilakukan orang China di momen tersebut?

Berikut 5 fakta tentang betapa uniknya Tahun Baru Imlek:

1. Apa itu Tahun Baru Imlek?

Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi adalah perayaan paling penting di China yang sarat dengan budaya dan sejarah. Festival ini menandakan awal musim semi dan awal tahun baru menurut kalender bulan China.

Festival ini dirayakan di seantero China. Kini, perayaan serupa juga ada di negara-negara lain karena memiliki kelompok etnis yang berasal dari China.

2. Kenapa Tahun Baru Imlek sangat penting?

Kenapa Tahun Baru Imlek sangat penting, karena sejarahnya yang panjang. Saat ini, Imlek tetap menjadi momen yang paling penting bagi anggota keluarga yang merantau dan berkumpul kembali menghabiskan waktu bersama.

Seperti di Indonesia dengan tradisi mudik, Amerika atau Barat saat Thanksgiving, anggota keluarga yang terpisah karena kerjaan akan berkumpul di momen Imlek. Momen ini adalah kesempatan utama bagi semua orang untuk berkumpul.

Perayaan Imlek diyakini amat penting untuk memperoleh keberuntungan di tahun mendatang. Ada banyak tradisi dan kepercayaan nilai-nilai agama tertaut di dalamnya.


3. Tahun Baru Imlek selalu jatuh di bulan Januari atau Februari?

Kenapa Tahun Baru Imlek tidak pernah jatuh pada tanggal 1 Januari? Orang China memiliki penanggalan tradisionalnya sendiri.

China juga libur di tanggal 1 Januari, beberapa kembang api dilepaskan pada saat itu, tapi sebagian besar persiapan difokuskan pada Tahun Baru Imlek. Menurut kalender bulan China, tahun barunya jatuh antara tanggal 21 Januari hingga 20 Februari.

Orang China tidak mendapat cuti Natal (kecuali yang bekerja di Hong Kong, Makau, dan Taiwan). Orang China mendapat libur di pertengahan hingga akhir musim dingin.

Waktu liburan ini amat disenangi bagi petani. Ini adalah waktu yang baik bagi mereka untuk berkumpul, bersantai, dan berdoa untuk pertanian di tahun depan, sembari menunggu musim membajak sawah dimulai lagi.

4. Mengapa tanggal Tahun Baru Imlek berubah setiap tahun?

Pertama, kalender bulan China sesuai dengan pergerakan bulan. Tahun Baru Imlek selalu dimulai dengan bulan baru. Kedua, sesuai dengan matahari. Tahun Baru China selalu 1 hingga 2 bulan setelah hari terpendek di China (titik balik matahari musim dingin, 21 atau 22 Desember).

(Seperti tanggal Paskah yang bervariasi, pada hari Minggu setelah bulan purnama setelah titik balik bulan Maret. Tahun Baru Imlek berada pada bulan baru kedua sebelum titik balik bulan Maret, atau bulan baru kedua setelah titik balik matahari bulan Desember).

Jadi tanggal bulan China selalu 21-51 hari di belakang tanggal kalender Gregorian (internasional).


5. Berapa lama perayaan Tahun Baru Imlek?

Perayaan Tahun Baru Imlek biasanya dimulai pada malam sebelum bulan baru. Perayaan berakhir pada malam bulan purnama 15 hari kemudian. Setiap harinya akan ada perayaan tradisinya sendiri.

Persiapan untuk perayaan Imlek dapat dimulai paling cepat sebulan sebelum festival yang sebenarnya. Tiap anggota keluarga diberi tugas-tugas seperti berbelanja, membersihkan rumah, memasak, dan ada yang mudik atau perjalanan kembali ke rumah.

Di libur umum yang resmi ditetapkan tujuh hari libur dari malam Tahun Baru Imlek. Beberapa orang ada yang memperpanjang cuti dan ada juga memperpendek cutinya.

6. Tahun Baru Imlek dikaitkan dengan hewan atau shio

Orang-orang China telah menggunakan hewan atau shio untuk mewakili tahun-tahunnya sejak zaman kuno. 12 hewan shio akan muncul kembali dalam siklus 12 tahun.

7. Alasan orang China pakai pakaian warna merah saat Imlek

Mengenakan pakaian baru dari ujung kepala sampai ujung kaki diyakini melambangkan awal baru dan harapan baru saat Imlek. Orang China percaya bahwa Tahun Baru Imlek akan jadi penentu sisa tahun itu, jadi semua orang mencoba berpakaian dengan baik.

Warna merah dalam pakaian yang dikenakan adalah warna keberuntungan orang China. Warna itu dipercaya menakuti roh-roh dan nasib buruk.

Orang China biasanya mengenakan pakaian merah atau berwarna cerah lainnya pada hari Tahun Baru Imlek. Suasana meriah dan ceria melambangkannya.



Simak Video "Buah Jeruk Pembawa Rezeki, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA