Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 31 Jan 2020 05:30 WIB

TRAVEL NEWS

Heboh Gunung 'Lancip' Borobudur di IG Kemenparekraf

Afif Farhan
detikTravel
Candi Borobudur Foto Aneh
Gunung lancip di latar Candi Borobudur yang bikin heboh. (Foto: Instagram/indtravel)
Jakarta -

Siapa yang tidak tahu keindahan Candi Borobudur di Magelang? Tapi baru-baru ini, Instagram Kemenparekraf memposting foto yang sedikit aneh di Candi Borobudur.

Diposting pada hari Rabu (29/1) kemarin, Instagram resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menampilkan foto Candi Borobudur yang tampak ganjal. Dipotret dengan drone, terlihat lanskap Candi Borobudur.

Sangat indah candinya, tapi tidak pada bagian belakangnya. Background Candi Borobudur dalam foto itu terdapat suatu gunung yang tinggi menjulang bak lancip puncaknya.



[Gambas:Instagram]



Foto tersebut diketahui milik fotografer bule dengan nama akun @jerre_stead. Admin akun @indtravel mengaku me-repost foto Borobudur sesuai dengan potongan rekaman yang diambil dari drone fotografer.

Sang pemilik akun pun memberikan klarifikasi lewat InstaStory. Dia mengunggah kembali cuplikan video drone yang merekam keindahan Candi Borobudur jelang sunrise. Merujuk pada rekaman video drone tersebut, foto viral itu juga dipotret pada momen bersamaan saat pengambilan video.



Namun, protes keras tetap dilayangkan oleh netizen dan juga masyarakat asli yang tinggal di Candi Borobudur. Alasannya jelas, di sekeliling Candi Borobudur memang banyak gunung. Alasannya, mereka menganggap ada gunung seramping, dengan atas yang lancip, seperti dalam foto yang jadi heboh itu.

"Saya sebagai warga masyarakat Borobudur, sebagai pelaku seni juga pariwisata di sini, juga tentunya ketika saya lihat pertama kali foto itu, 'wah indah, kagum, bagus' begitu kan. Tetapi, ketika saya cermati memang ada keanehan foto itu gunungnya kayaknya bukan Sumbing, bukan Merapi, ini gunung apa. Jadi, pertanyaan," ujar seniman Borobudur, Umar Chusaeni.

Pemilik Galeri Limanjawi Of Art House tersebut menambahkan, dari sisi pelaku seni, foto tersebut merupakan bentuk kreativitas yang bagus. Dalam arti Borobudur bisa memberikan suasana yang berbeda. Di sisi lain, jadi berbeda ketika dipublikasikan apalagi oleh instansi resmi untuk promosi pariwisata.

"Dari sisi sebagai pelaku seni, saya melihat ini kreativitas yang bagus. Bahwa Borobudur bisa memberikan ada suasana yang berbeda, tetapi itu di mata kacamata seni. Ketika itu dipublikasikan oleh sebuah instansi atau perorangan pun ada pembohongan publik," ujar Umar yang dapat kiriman foto tersebut dari WhatsApp dan melihat Instagram.

"Tapi kalau itu mungkin dipamerkan di ruang pameran, kemudian Borobudur sekitarnya menginspirasi dengan adanya teknologi modern digital yang photoshop atau pengeditan-pengeditan yang bisa lebih menarik nggak apa-apa. (Tapi) kalau itu menjadi salah satu media untuk mempromosikan Borobudur dengan foto seperti itu pembohongan. Yang pasti banyak orang akan protes karena mungkin sebagian orang dengan foto seperti itu terus datang pingin pembuktian ternyata nggak ada, mungkin akan jadi hal yang ada negatifnya," paparnya.



Suparno, pensiunan pegawai Balai Konservasi Borobudur (BKB) yang sekarang menekuni fotografi, ikut berkomentar. Menilik sudut pengambilan gambar ia menduga gunung di foto itu adalah Gunung Sumbing -- sebagaimana dugaan sejumlah netizen. Tapi tetap ada keanehan.

"Yang saya tahu, Gunung Sumbing itu tidak selancip dalam foto itu, jadi foto yang bener itu agak pipih tidak lancip banget. Tapi, sudut pengambilan sudah bener sekali dari Tenggara dengan latar belakang gunung sudah pas banget," katanya.

"Tapi yang saya nggak tahu persis itu Gunung Sumbing kok lancip seperti itu. Jadi sudut pengambilan sudah bener dengan pakai drone. Tapi kalau diambil tanpa drone, saya biasanya dari atas Amanjiwo posisi yang pas dari Tenggara disitu untuk latar belakang Gunung Sumbing itu," ujarnya.



Heboh Gunung 'Lancip' Borobudur di Instagram KemenparekrafFoto: (Screenshot Instagram indtravel)



Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar pengunggah foto Borobudur dengan latar gunung lancip menjelaskan soal foto itu. Ganjar sendiri juga banyak ditanya soal foto tersebut.

"Dijelaskan saja oleh yang me-upload, bahwa itu memang editan," kata Ganjar saat dihubungi detikcom, Kamis (30/1/2020).

"Di Jawa Tengah gunung seperti itu apa ada?" imbuhnya.

Ganjar berharap foto tersebut segera diberi penjelasan dan juga diikuti foto asli tanpa editan agar bisa memberikan gambaran asli keindahan Borobudur dan situasi di sana.

"Jelaskan, tampilkan yang asli sehingga orang tahu," tegasnya.

Ketika foto tersebut viral, Ganjar juga mendapat banyak pertanyaan soal keaslian foto dan identitas gunung.

"Banyak yang tanya, maksudnya apa, ya embuh, yang upload yang menjelaskan sehingga tidak berkepanjangan," tutup Ganjar.

Heboh Gunung 'Lancip' Borobudur di Instagram KemenparekrafGubernur Jateng, Ganjar Pranowo (Robby Bernardi/detikcom)





Sudah lebih dari 700 komentar netizen pada postingan foto gunung 'lancip' di Candi Borobudur yang diposting oleh Instagram resmi Kemenparekraf. Jangan sampai, turis yang datang ke candi Buddha terbesar sedunia tersebut, menjadi kecewa karena tidak lihat gunung 'lancip' seperti di postingan fotonya.



Simak Video "Mulai Hari Ini, Pengunjung Borobudur Cuma Bisa Naik sampai Lantai 8"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA