Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 03 Feb 2020 05:40 WIB

TRAVEL NEWS

Sekeluarga Didepak dari Pesawat, Maskapai Bilang Bau Badan

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Ilustrasi American Airlines
Foto: American Airlines (CNN)
Jakarta -

Sepasang suami istri dan anaknya yang masih berusia 19 bulan didepak dari pesawat. Pihak maskapai bilang keluarga ini bau badan.

Dilansir dari Fox News, Yosef Adler dan Jennie Adler mengaku sudah dapat bahwa perlakukan tak enak dari pilot pesawat yang mereka naiki. Kejadian berawal saat penumpang ini meminta headphone pada pramugari.

"Ketika saya masuk pesawat, saya meminta headphone kepada pramugari," katanya.

Dia juga mengaku karyawan American Airlines telah menyuruh mereka meminta jika membutuhkan sesuatu, termasuk headphone. Tapi sang pilot, yang juga berdiri di sana saat penumpang ini meminta headphone, berkata maskapainya tak menawarkan apapun dengan cuma-cuma.

Tak lama setelah itu, pasangan ini mengklaim bahwa pramugari berkata kepada mereka kalau terjadi situasi darurat yang mengharuskan mereka turun dari pesawat. Ketika telah keluar dari pesawat, pramugari diduga meminta ke pilot untuk mengeluarkan pasangan ini karena bau badan.

Pasangan itu mengklaim bahwa pihak maskapai sudah membuat pernyataan yang meremehkan dan menghina, juga bahwa pihak maskapai tahu kalau pasangan keluarga itu beragama Yahudi Ortodox sehingga hanya mandi seminggu sekali. Padahal mereka mengaku telah mandi pada pagi harinya.

Pasangan Adler dibiarkan bingung dan malu. Kedua orang ini mendekati orang-orang di terminal untuk bertanya apakah mereka mencium bau. Menurut pasangan Adler, lebih dari 20 orang mengatakan tidak.

Kedua penumpang ini juga mengklaim bahwa telah meminta barang-barang mereka untuk dikeluarkan. Tapi pesawat kadung lepas landas dengan tas, kursi mobil anak, kereta dorong, dan barang-barang milik mereka lainnya.

Pasangan Adler telah mengklaim maskapai telah melakukan diskriminasi agama. Mereka pun menuntut ganti rugi dan hukuman untuk maskapai terhadap pelanggaran hak-hak sipil, kelalaian, penderitaan emosional, dan pencemaran nama baik.

Sedangkan maskapai membantah klaim tersebut. Mereka menyatakan bahwa penumpang dan anggota kru benar-benar telah mengeluhkan tentang perkara bau badan tersebut.

"Keluarga Adler diminta untuk turun dari pesawat setelah beberapa penumpang dan anggota kru kamu mengeluh tentang bau badan. Keputusan itu dibuat karena peduli terhadap kenyamanan penumpang kami yang lain."

"Anggota tim kami melayani keluarga dan memberikan akomodasi hotel dan makanan serta memesankan kembali penerbangan ke Detroit pada keesokan paginya. Tidak ada keputusan yang tim kami buat dalam mengatasi situasi sensitif ini berdasarkan agama Adler," bunyi pernyataan American Airlines kepada Fox News.



Simak Video "Dua Pesawat Kecil Tabrakan di AS, 8 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
DMentor
×
Kiat Laris di Tengah Ekonomi Lesu
Kiat Laris di Tengah Ekonomi Lesu Selengkapnya