Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 07 Feb 2020 06:32 WIB

TRAVEL NEWS

Setelah Dilegalkan, Bisakah Arak Bali Jadi Oleh-oleh?

Angga Riza
detikTravel
DOK ISTIMEWA/ Gubernur Bali I Wayan Koster mengesahkan aturan tata kelola arak Bali
Foto: DOK. ISTIMEWA- Bali
Jakarta -

Arak dan brem Bali dilegalkan. Bisakah dijadikan buah tangan oleh traveler saat berkunjung ke Pulau Dewata?

Peraturan Gubernur (Pergub) No 1 Tahun 2020 tentang tata kelola minuman fermentasi dan atau destilasi Khas Bali membuat arak dan brem Bali legal. Tapi rupanya, tidak mudah untuk menjadikannya sebagai oleh-oleh.

"Karena, ditentukan di situ kalau membawa, sesuai Pergub ini, harus ada surat jalan dari kepala desa, harus ada keterangan dari Bendesa adat untuk upacara agama juga ada batasan batasan jumlah yang dipakai," kata Koster kepada wartawan di rumah jabatanya, Rabu (5/2/2020).

"Kemudian, juga harus ada koperasi yang menangani ini sudah terkontrol jadi tidak bisa asal untuk membawanya dalam produksi," dia menambahkan.

Bahkan, masyarakat yang melaksanakan upacara keagamaan pun dibatasi untuk membeli brem atau arak Bali. Yakni, maksimal 5 liter. Itu pun harus disertai Surat dari kepala desa atau bendesa adat.

Selain itu, brem atau arak Bali untuk upacara keagamaan diberikan label warna merah bertuliskan hanya untuk keperluan upacara keagamaan. Brem atau arak Bali dikemas dalam bentuk jerigen dengan ukuran paling banyak 1 (satu) liter. Pemberian label dan pengemasan dilakukan oleh koperasi.

Aturan lain juga membatasi jual beli arak dan brem Bali secara sembarangan. Minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali dilarang dijual pada gelanggang remaja, pedagang kaki lima, penginapan, bumi perkemahan, tempat yang berdekatan dengan sarana peribadatan, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan dan fasilitas kesehatan dan tempat-tempat sebagaimana diatur dalam ketentuan Peraturan Perundang-undangan.

Minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali dilarang dijual kepada anak di bawah umur dan/atau anak sekolah.



Simak Video "Kata Ahli Soal Arak Bali Diklaim Sembuhkan Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA