Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 08 Feb 2020 20:30 WIB

TRAVEL NEWS

Tarian Seudati Aceh Unjuk Gigi di Festival Budaya Thailand

Agus Setyadi
detikTravel
Tarian Aceh di ajang 7th Melayu Day @ Yala, Thailand.
Foto: (dok Disbudpar Aceh)
Banda Aceh -

Tarian Seudati Aceh tampil memukau pada event kebudayaan '7th Melayu Day @ Yala_ di Thailand. Penampilan tari ini sekaligus promosi wisata Tanah Rencong.

Pagelaran event wisata budaya berbasis melayu Islami digelar di Chang Peuh Park, Yala, Thailand, sejak 7-9 Februari. Pemerintah Aceh membawa tim tari serta pelaku industri pariwisata Aceh seperti Asoe Nanggroe Tour and Travel ke event tersebut.

"Tarian Seudati Aceh khususnya dan beberapa tarian tradisi lainnya dari Sanggar Pomeurah Aceh Utara tampil meriah pada '7th Melayu Day @ Yala'. Ini dalam rangka mempromosikan khazanah seni budaya Aceh yang Islami kepada pengunjung dan wisatawan khususnya masyarakat Kota Yala, yang umumnya beragama Islam," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jamaluddin dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/2/2020).

Menurut Jamal, Disbudpar Aceh juga mempromosikan pesona wisata Serambi Mekah lainnya dalam bentuk brosur, leaflet, paket wisata, barang-barang UKM. Selain itu ada juga cinderamata lainnya serta ragam event wisata yang akan digelar sepanjang tahun 2020.

Tarian Seudati Aceh Unjuk Gigi di Festival Budaya Thailand Tarian Seudati Aceh tampil di Yala, Thailand (dok Disbudpar Aceh)

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, menjelaskan, perlu dukungan semua pihak agar Aceh semakin dikenal dan viral secara global sebagai salah satu destinasi wisata halal atau 'World's Best Halal Cultural Tourism Destination.'

"Keikutsertaan Aceh pada berbagai even wisata nasional dan internasional adalah sebuah keniscayaan. Ini dalam rangka semakin memperkuat positioning Aceh sebagai destinasi wisata halal dunia yang kaya dengan ragam keunikan dan pesona alam dan budaya serta keramahan masyarakat Aceh," kata Dadek.

Event Melayu Day diikuti sejumlah negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam dan beberapa kota di Indonesia. Menurut Dadek, keikutsertaan Pemerintah Aceh dalam event tersebut diharapkan mampu memperkenalkan Serambi Mekah melalui penampilan seni tari tradisi budaya dan promosi pesona wisata Aceh.

"Mempromosikan Aceh di Thailand, khususnya pada '7th Melayu Day @ Yala' dengan membawa tim seni Aceh dianggap penting sebagai salah satu destinasi wisata dengan ragam pesona alam dan budaya," jelas Dadek.

"Ini sekaligus memperkuat kerjasama ekonomi, pertukaran budaya (cultural exchange) dan promosi bersama (Joint Promotion) antara dua negara, Indonesia dan Thailand melalui semangat Kerjasama IMT-GT, khususnya Pemerintah Aceh dan Pemerintah Yala," ungkap Dadek yang juga koordinator tim delegasi Aceh.

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani menambahkan, partisipasi Aceh pada '7th Melayu Day @ Yala' diharapkan akan berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan ke Aceh tahun 2020.

Kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Aceh tahun 2019 mengalami peningkatan. Menurut Rahmadhani, angka tersebut mencapai 2.636.916 orang terdiri dari 2.529.879 orang wisatawan nusantara (wisnus) dan 107.037 orang wisatawan mancanegara (wisman).

"Sementara, kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Aceh tahun 2018 mencapai 2.498.249 terdiri dari 2.391.968 orang (wisnus) dan 106.281 orang (wisman)," ujar Rahmadhani.



Simak Video "Saat Jokowi Menengok Proyek Tol Pertama di Aceh"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA