Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 09 Feb 2020 09:15 WIB

TRAVEL NEWS

Pendiri JetBlue Luncurkan Maskapai Kelima, Lagi-Lagi Tawarkan Terbang Murah

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Breeze Airways
Pesawat Breeze Airways (Foto: CNN)
Jakarta -

Sudah sekitar dua puluh tahun maskapai Amerika Serikat yang menawarkan biaya penerbangan berbiaya rendah, JetBlue, mengangkasa. Pendirinya akan bikin maskapai baru dan diklaim akan jadi yang terbaik sedunia.

Breeze Airways lahir sebagai maskapai paling bungsu dari JetBlue, yang lahir dari gedung perkantoran di Queens, New York, AS. Maskapai itu merupakan 'anak kelima milik David Neeleman setelah JetBlue, Morris Air, WestJet, dan Azul.

Breeze Airways telah mengajukan permohonan sertifikat operasi penerbangannya di Departemen Transportasi AS dan FAA. Awalnya, Breeze Airways akan melayani kota di AS yang berukuran sedang dan tidak memiliki layanan nonstop.

Menariknya, seperti JetBlue, Breeze Airways juga menawarkan penerbangan dengan biaya rendah.

"Breeze akan terbang dengan terjangkau," kata Neeleman, CEO dan Presiden Breeze Airways, dalam siaran pers.

"Kami membawa manusia kembali ke industri penerbangan dengan JetBlue. Hari ini, kami senang memperkenalkan rencana untuk 'Maskapai Penerbangan Terbaik di Dunia," Neeleman menambahkan.

Pendiri JetBlue Luncurkan Maskapai Terbaik Sedunia?Pesawat Breeze Airways (Foto: CNN)

Setelah keberadaan JetBlue dalam 20 tahun terakhir, konsep maskapai LCC telah ditingkatkan.

"Layanan yang murah akan membantu orang-orang yang tinggal di sana dengan layanan yang baik dan lebih nyaman," kata Janet Bednarek, profesor sejarah penerbangan di University of Dayton di Ohio.

"Ini juga akan memicu persaingan pasar, di mana operator sangat menyukai kota-kota dengan bandara besar. Bila berhasil, Breeze Airways akan menemukan peluang serupa di daerah lainnya yang serupa," dia menjelaskan.

Breeze Airways telah menyewa 30 pesawat Embraer 195 untuk melayani pasar yang kecil. Pesawat-pesawat itu dijadwalkan pengirimannya pada bulan Mei.

Maskapai baru ini juga telah memesan 60 pesawat Airbus 220-300 baru untuk melayani pasar menengah. Pesawat itu akan mulai dikirim pada April 2021.



Simak Video "Sektor Minyak dan Penerbangan Anjlok Akibat Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA