Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 23 Feb 2020 13:15 WIB

TRAVEL NEWS

Bali Legalkan Arak, Apa Kabar Tuak khas Batak?

Putu Intan
detikTravel
festival minum tuak
Ilustrasi, minuman tuak (Foto: Harianto Nukman/detikcom)
Jakarta -

Bali sudah legalkan arak. Akankah Sumatera Utara juga akan melegalkan tuak?

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah melegalkan jual-beli dan konsumsi arak, minuman beralhokol yang merupakan salah satu sumber daya keragaman budaya Bali. Selain arak Bali, di Indonesia sebenarnya ada berbagai minuman keras lokal lainnya yang tak kalah populer, salah satunya tuak di Sumatera Utara.

Berkaca dari kebijakan pelegalan arak, detikcom bertanya pada Bupati Samosir, Rapidin Simbolon mengenai rencana melegalkan tuak.

"Tanpa dilegalkan juga sudah legal,"kata Rapidin ketika ditemui usai konferensi pers peluncuran Horas Samosir Fiesta 2020 di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jumat (21/2/2020).

Ketika ditanya lebih lanjut adakah langkah tertentu yang akan dilakukan, ia menjawab "nanti kita buat hak patennya."

Tuak merupakan minuman yang terbuat dari hasil fermentasi beras, nira, atau kelapa. Kandungan alkohol dalam minuman ini bervariasi, mulai kisaran 5-20 persen.

Di Sumatera Utara, minuman ini biasanya akan disajikan pada pesta atau perayaan tertentu. Kendati demikian, penting untuk mengkonsumsi tuak dengan bijaksana dengan mengenal batas kemampuan diri dan memilih tuak dengan kualitas terbaik.



Simak Video "Kata Ahli Soal Arak Bali Diklaim Sembuhkan Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA