Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 21 Mar 2020 06:14 WIB

TRAVEL NEWS

Catat! Ini Aturan Baru Naik MRT dan TransJakarta dengan Menggilanya Corona

Putu Intan Raka Cinti
detikTravel
Sejumlah Bus Transjakarta antri untuk mengangkut penumpang di Halte Transjakarta Harmoni, Senin (17/10/2016). Pemprov DKI Jakarta dan PT TransJakarta berencana menambah armada bus.
Ilustrasi bus TransJakarta (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta -

Mulai Senin (23/3/2020) terdapat aturan baru naik MRT dan TransJakarta untuk mencegah penyebaran virus Corona. Seperti apa?

Seiring dengan virus Corona yang kian mewabah, MRT dan TransJakarta sebagai moda transportasi massal di Jakarta mengeluarkan aturan baru untuk para penumpangnya.

"Kami memohon agar MRT hanya digunakan untuk hal-hal yang sangat mendesak sehubungan dengan potensi keterpaparan coronavirus ini besar di fasilitas umum termasuk di fasilitas publik," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar.

Senada dengan William, PLT Direktur Utama PT TransJakarta, Yoga Adiwinarto juga mengimbau masyarakat dapat dengan bijak menggunakan transportasi umum di tengah wabah Corona.

"Kami mengimbau kepada para pelanggan untuk selalu menjaga higienisnya, lalu juga sanitasi, dan juga selalu pastikan jika tidak memerlukan perjalanan, silakan untuk tinggal di rumah, " ujar Yoga.

Berikut ini sejumlah aturan yang harus traveler perhatikan saat naik MRT dan TransJakarta mulai Senin, 23 Maret 2020.

MRT

1. Jam operasional mulai pukul 06.00-20.00 WIB.

2. Jarak kereta saat jam sibuk yaitu pukul 07.00-09.00 WIB dan pukul 17.00-19.00 WIB berjalan normal yaitu setiap 5 menit. Sedangkan di luar jam sibuk akan berjarak setiap 10 menit.

3. Jumlah penumpang dibatasi 60 orang per kereta/gerbong.

4. Menjaga jarak antar penumpang baik saat duduk maupun berdiri minimal 1 meter. Di kereta juga sudah dipasangi tanda duduk dan berdiri yang dapat diikuti penumpang.

TransJakarta

1. Jam operasional mulai pukul 06.00-20.00 WIB dengan pemberangkatan terakhir adalah pukul 20.00 WIB. Seluruh penumpang yang tersisa di halte pada pukul 20.00 WIB akan diangkut.

2. Angkutan malam hari ditiadakan.

3. Kapasitas penumpang untuk bus gandeng adalah 60 orang sementara bus single adalah 30 orang.

4. Jarak penumpang duduk adalah selang satu bangku. Sementara jarak antara satu penumpang dengan penumpang lainnya di halte adalah satu lencang depan dan satu lencang kanan.

5. Rute yang akan beroperasi hanya rute dalam koridor. Rute NON BRT, Royal Trans, perbatasan, dan Mikrotrans tidak beroperasi.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA