Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 21 Mar 2020 21:30 WIB

TRAVEL NEWS

Objek Wisata di Badung Bali Ditutup untuk Cegah Penyebaran Corona

Putu Intan Raka Cinti
detikTravel
Tari kecak hanoman uluwatu
Tari Kecak di Uluwatu. Foto: (Bonauli/detikTravel)
Badung -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali resmi menutup sementara berbagai objek wisata di daerah tersebut untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Penutupan itu dilakukan sesuai dengan surat Sekretariat Daerah Kabupaten Badung nomor 556/1887/Dispar/Sekret yang juga memperhatikan Surat Kementerian Sekretaris Negara Republik Indonesia dan seruan dari Gubernur Bali untuk membatasi pergerakan wisatawan yang akan mengunjungi objek wisata dan desa wisata di wilayah Kabupaten Badung.

Objek wisata yang ditutup ini merupakan objek wisata yang dikelola oleh masyarakat, lembaga, maupun pemerintah. Penutupan akan berlangsung mulai 21-31 Maret 2020 sembari melihat perkembangan kasus COVID-19.

"Objek wisata yang kita tutup itu Pandawa, Uluwatu, Waterblow, Sangeh, Taman Ayun, Nungnung. Pantai masih tetap buka tetapi kita imbau untuk tidak banyak datang ke pantai," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Made Badra, saat dihubungi detikcom via telepon pada Sabtu (21/3/2020).

[Gambas:Instagram]



Sementara itu untuk desa wisata, yang ditutup adalah 5 dari total 11 desa wisata di Badung.

"Lima desa: Pangsan, Carangsari, Bongkasa Pertiwi, Sangeh, dan Munggu,"imbuh Badra.

Badra juga menjelaskan kondisi tempat wisata di Badung saat ini sebenarnya telah sepi wisatawan, terutama wisatawan mancanegara (wisman). Hal ini karena pemerintah lebih selektif dalam menerima wisman.

"(Saat ini) sudah hampir nggak ada wisatawan mancanegara, pada pulang, balik," ujarnya.

Kebijakan penutupan ini juga secara aktif akan dipantau untuk menentukan langkah selanjutnya usai masa penutupan berakhir. Selama masa penutupan, Badra mengimbau masyarakat untuk dapat bekerjasama mencegah penyebaran Corona.

"Mudah-mudahan ini bisa dipahami masyarakat dan wisatawan," ujarnya sambil meminta wisatawan untuk mengikuti protokol COVID-19.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA