Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Apr 2020 07:15 WIB

TRAVEL NEWS

Anak-anak yang Tak Lagi (Bisa) Jadi ' Anak-anak'

Syanti Mustika
detikTravel
anak-anak memegang senjata di meksiko
Anak-anak terpaksa memanggul senjata di salah satu desa di Meksiko (Alexandre Meneghini/Reuters)

Falko Ernst, seorang analisis International Crisis Group (ICG), mengatakan bahwa ini adalah seruan publik yang telah terpojok. Mereka berusaha mendapatkan bantuan pemerintah federal dan negara bagian dan tidak berhasil. Dan cara mereka (melatih anak-anak memegang senjata) adalah bahasa lain yang digunakan untuk negosiasi dan meminta bantuan.

Tentu saja, pemerintah pusat mengecam cara ini.

Anak-anak yang Tak Lagi (Bisa) Jadi ' Anak-anak'Foto: Alexandre Meneghini/Reuters

Para orang tua mengatakan bahwa anak-anak mereka terpaksa berhenti sekolah, karena sekolah berada di kawasan yang dikuasai kartel.

Masih melekat dalam ingatan Abuner Martinez, remaja usia 16 tahun, saat ayahnya diculik di luar wilayah pengamanan CRAC-PF, disiksa kemudian dipenggal. Sejak itu dia takut untuk keluar dan pergi sekolah.

CRAC-PF pernah menangkis serangan besar Los Ardillos pada Januari 2019. Tetapi penduduk hidup dalam ketakutan akan sirene, sistem alarm komunitas, kembali berbunyi dan menyisakan trauma.

Para petani pun harus menyandang senjata di punggung mereka saat berladang. Orang dewasa saja merasa ketakutan, bagaimana dengan anak-anak?

Mereka harus meninggalkan sekolah. Mereka tidak bisa menikmati waktu menjadi anak-anak sepenuhnya tatkala harus memegang senjata dan berlatih menggunakannya.


Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Penembakan Brutal Terjadi di Meksiko, 24 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]

(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA