Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Apr 2020 08:43 WIB

TRAVEL NEWS

Terdampar di Negara Orang, Turis Ini Malah 'Diperas' Maskapai

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
ilustrasi
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Auckland -

Masih ada banyak turis yang terdampar di negara orang. Kebanyakan dari mereka tidak bisa pulang karena harga tiket pesawat yang membumbung tinggi.

Harga tiket pesawat yang membumbung tinggi di tengah pandemi virus Corona dikeluhkan oleh para traveler yang terdampar di negara orang dan tak bisa pulang. Mereka merasa diperas oleh pihak maskapai.


Beberapa maskapai menjual tiket pesawat hampir dua kali lipat dari harga semula. Seperti contohnya ada maskapai yang menjual tiket pesawat ke Inggris dengan harga USD 20.000 atau setara Rp 320 jutaan untuk sekali jalan.

Dihimpun detikTravel dari beragam sumber, Kamis (9/4/2020), banyak traveler pun mengalami kesulitan finansial dan memilih untuk tetap tinggal di negara dimana mereka berada, daripada harus menghabiskan uangnya untuk membeli tiket pesawat dengan harga yang tidak masuk akal.


Contohnya, pasangan traveler Holly Ravenhall dan Aaran Mountford yang terdampar di kota Wellington, Selandia Baru. Mereka menyebut situasi ini sebagai 'kegilaan' dan tidak etis secara moral untuk mengambil untung di situasi seperti sekarang.

Holly mengaku sudah keluar banyak uang setelah penerbangan mereka dibatalkan akibat wabah virus Corona. Sudah 2 kali penerbangan pulang Holly ke Inggris dibatalkan, yaitu dengan maskapai Singapore Airlines dan juga Emirates.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
BERITA TERKAIT
BACA JUGA