Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 09 Mei 2020 08:31 WIB

TRAVEL NEWS

Seusai Corona Reda, Qatar Airways Siap Ekspansi ke 80 Destinasi

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Business Clas Qatar Airways
Foto: Ilustrasi Qatar Airways (dok. Qatar Airways)
Jakarta -

Seusai Corona reda, maskapai Qatar Airways berencana melakukan ekspansi rute penerbangan. Di akhir bulan Juni, mereka berharap bisa terbang ke 80 destinasi.

Qatar Airways berencana akan melebarkan sayap ke beberapa destinasi baru, sambil melihat perkembangan dunia setelah masa pandemi virus Corona selesai dan larangan penerbangan perlahan-lahan diangkat.

Tapi untuk saat ini, Qatar Airways sedang fokus membawa penumpang pulang kembali ke negaranya, serta mengangkut bahan-bahan pokok dan obat ke mereka yang membutuhkan.

"Selama krisis, penumpang jadi fokus utama kami. Maskapai kami sudah mengimplementasikan praktek higienis agar penumpang bisa terbang dengan penuh percaya diri. Kami berhasil mempertahankan jaringan untuk mengangkut 1 juta penumpang pulang dan mengantar 100 ribu ton obat-obatan ke mereka yang membutuhkan," ujar Chief Executive Qatar Airways Group, Akbar Al Baker dalam keterangannya, Jumat (8/5/2020).

Selama masa pandemi, Qatar Airways berhasil mempertahankan rute terbang ke 30 destinasi dunia. Tapi di akhir bulan Mei, maskapai ini berharap bisa terbang melebarkan sayapnya setidaknya ke 52 destinasi.

"Kami mengikuti indikator global setiap hari. Kami terus fokus pada misi kami, menyediakan sarana mobilitas dan konektivitas untuk para pelanggan menuju ke destinasi akhir mereka. Kami berniat untuk terus menunaikan misi ini sebagaimana kami ingin memperluas jaringan kami," Al Baker menambahkan.

Diharapkan juga di akhir bulan Juni, Qatar Airways bisa terbang ke 80 destinasi di seluruh dunia, termasuk 23 destinasi di Eropa, 4 di Amerika, 20 di Timur Tengah dan Afrika, serta 33 destinasi di kawasan Asia Pasifik.

Agar bisa melakukan ekspansi, Qatar Airways akan fokus memperkuat koneksi antara hub mereka di Doha dan hub global rekanan yang ada di berbagai negara, seperti London, Chicago, Dallas hingga Hong Kong.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA