Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 15 Mei 2020 19:10 WIB

TRAVEL NEWS

Sepinya Osaka yang Mirip Kuburan

Bonauli
detikTravel
dotonbori osaka
Kawasan Dotonbori (Rahmatia Fitri/d'Traveler)
Osaka -

Osaka sudah menjadi denyut pariwisata Jepang. Kini sepi itu bak kota hantu, pemandangan Osaka benar-benar berbeda. Jika liburan ke Jepang pertama kali, Osaka kerap jadi destinasi pilihan. Ramai dan banyak tempat wisata, wajar saja jika Osaka jadi pilihan favorit.

Namun adanya wabah pandemi Corona juga membuat Osaka ikut kehilangan wisatawan. Bahkan turunnya jumlah pengunjung ke kota itu disebut-sebut lebih parah dibandingkan saat Jepang terkena gempa bumi dan tsunami pada tahun 2011 lalu.

Jadi bisa dibayangkan, betapa sepinya Osaka saat ini. Turis yang biasanya lalu-lalang, kini hilang dan membuat perbedaan yang sangat mencolok. Kawasan Dotonbori yang dulu hingar-bingar sudah jadi senyap.

[Gambas:Instagram]

Hanya lampu-lampu saja yang masih berpendar. Itu seakan jadi tanda pengenal dari Dotonbori, si raja kehidupan malam. Dotonbori merupakan pusat gastronomi, perbelanjaan dan hiburan di sisi selatan Kanal Dtonbori, Osaka, Jepang. Terdapat Jembatan Nipponbashi yang menawarkan berbagai macam rumah makan dan fasilitas hiburan.

American Village atau Ame-mura yang jadi tetangga Dotonbori pun terlihat mencolok. Pusat perbelanjaan yang menawarkan barang-barang nyentrik ala Jepang ini jadi kosong melompong.

[Gambas:Instagram]

Destinasi jawara lainnya seperti Osaka Castle juga tentu kering wisatawan. Kastil kebanggaan Jepang ini biasanya ramai pada musim semi.

Kini tak ada satu pengunjung pun yang tampak. Warga Kota Osaka taat pada aturan pemerintah untuk tinggal di rumah dan tidak berkunjung ke tempat-tempat wisata demi mencegah penularan massal.

[Gambas:Instagram]

Osaka tampak seperti kota mati, ada juga yang bilang mirip kuburan. Kyoto dan dan Tokyo pun sempat tenar karena pemandangan sepinya.



Simak Video "Jepang Bakal Akhiri Kondisi Darurat Covid-19 Per 30 September"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA