Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 31 Mei 2020 23:38 WIB

TRAVEL NEWS

Pendaki Ilegal Terpantau CCTV Naik Gunung Rinjani

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Pendaki Ilegal di Taman Nasional Gunung Rinjani
Pendaki ilegal di Taman Nasional Gunung Rinjani (Foto: TNGR/Instagram)
Lombok Timur -

Imbauan yang selalu digalakkan tak menyurutkan niat pendaki ilegal. Ada yang terekam CCTV dan ada yang dicegat saat akan mendaki Gunung Rinjani.

Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menggalakkan pengamanan pendaki ilegal di masa pandemi Corona. Dalam unggahan beberapa hari terakhir diperlihatkan adanya pendaki ilegal.

"Kemajuan teknologi pada zaman millenial seperti saat ini sangat pesat. Penggunaan teknologi dalam setiap jenis kegiatan memberikan keuntungan dan kemudahan. Pelaksanaan kegiatan yang awalnya sulit dilakukan menjadi efisien dan efektif bila dipadukan dengan penggunaan teknologi," kata TNGR dalam unggahan Instagram, Minggu (31/5/2020).

"Pantauan CCTV pada Jumat, 29 Mei 2020 masih terekam aktivitas pendaki ilegal. Sedangkan pada hari Sabtu, 30 2020 Mei tidak terpantau pendakian ilegal," imbuhnya.

Balai TN Gunung Rinjani memanfaatkan teknologi dalam berbagai kegiatan. Salah satu teknologi tersebut adalah Kamera CCTV dengan RMS (Remote Monitoring System).

[Gambas:Instagram]

Kamera CCTV dipasang di berbagai titik di kawasan TN Gunung Rinjani dan dapat memperlihatkan situasi dan kondisi secara langsung (realtime). Kamera CCTV dapat digunakan sebagai media dalam kegiatan pemantauan pendakian ilegal atau sebut saja dengan patroli CCTV.

"Melalui patroli ini, pendaki ilegal yang sembunyi dari petugas dapat terpantau aktivitasnya dan menjadi target petugas untuk dilakukan himbauan, pengambilan keterangan dan pemberian sanksi saat mereka turun," tegas TNGR.

Untuk diketahui, TN Gunung Rinjani masih ditutup efek dari pandemi Corona. Upaya pencegahan masuknya pengunjung di objek wisata alam terus dilakukan.

[Gambas:Instagram]

Berdasarkan data yang dihimpun, sampai dengan tanggal (29/5/2020), sebanyak 113 pengunjung berhasil dicegah masuk ke objek wisata alam TN Gunung Rinjani. Petugas Balai TN Gunung Rinjani bersama stakeholder terkait seperti TNI, Polri, MMP, aparat pemerintah desa hingga kelompok pecinta alam melakukan patroli darat guna memperketat larangan berwisata di TN Gunung Rinjani.

Petugas menyisir jalur pendakian maupun lokasi objek wisata alam di kawasan TN serta mengecek keberadaan pengunjung ilegal. Pengunjung ilegal tersebut nantinya akan dimintai keterangan dan dikenakan sanksi seperti yang telah diatur di Standar Operasional Prosedur.

Kegiatan pendakian atau wisata ilegal di kawasan TN Gunung Rinjani melalui jalur tidak resmi pada waktu yang tidak diizinkan dan di saat penutupan objek wisata alam merupakan pelanggaran berat. Sanksi pelanggaran berat adalah dimasukkan sebagai daftar cekal (blacklist) di seluruh taman nasional di Indonesia.



Simak Video "5 Pendaki yang Hilang di Hutan Saluro Ditemukan"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA