Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 09 Jun 2020 14:05 WIB

TRAVEL NEWS

Malaysia Segera Buka Pasar hingga Salon, Taman Hiburan Nanti Dulu

Pasar malam Malaysia
Foto: (AFP)
Kuala Lumpur -

Pemerintah Malaysia mulai melonggarkan serangkaian peraturan pencegahan virus Corona. Warga mulai bisa berbelanja hingga ke salon kecantikan.

Dikutip dari Straitstimes, menurut Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob, barbershop, salon penata rambut dan salon kecantikan sudah bisa beroperasi pada Rabu (10/6). Sedangkan untuk pasar terbuka, pasar pagi, pasar malam dapat kembali beroperasi Senin (15/6).

Namun, baik pedagang maupun pembeli harus mengikuti prosedur operasi standar yang ketat. Ismail menambahkan, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin akan mengumumkan sejumlah peraturan baru untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Ini terjadi ketika pejabat kesehatan Malaysia melaporkan 38 kasus baru virus Corona pada hari Sabtu (6/6) sehingga, jumlah keseluruhannya mencapai 8.304. Kementerian kesehatan pun melaporkan satu kematian baru yang menambah angka menjadi 117.

Menurut Menteri, perawatan rambut dan kecantikan menyumbang 13,5 miliar ringgit Malaysia per tahun untuk PDB negara serta melibatkan tenaga kerja sekitar 74.500 orang di 16.728 outlet terdaftar.

"Kami akan membolehkan pemotongan rambut, mencuci rambut, memotong dan mencukur jenggot dan kumis, perawatan rambut, menikur, pedikur, facial dan perawatan," kata Ismail.

Beberapa peraturan kesehatan diterapkan seperti penggunaan masker dan sarung tangan bagi pelanggan.

"Mereka harus mengganti sarung tangan sebelum melayani pelanggan berikutnya dan pelanggan harus memakai celemek sekali pakai," katanya.

Menteri menyarankan pelanggan berusia 60 tahun ke atas untuk membuat janji terlebih dahulu agar tak melakukan kontak dengan banyak orang. Dia pun mengimbau agar salon menetapkan slot waktu tertentu untuk pelanggan yang lebih tua.

Namun, untuk tempat-tempat hiburan masih akan tetap ditutup. Pertemuan dalam skala besar hingga saat ini masih dilarang.

Terkait pembukaan masjid, pemerintah Malaysia mulai melonggarkan serangkaian perintah pengendalian pergerakan (MCO) selama masa pandemi mulai Rabu (10/6), menurut CNN. Perdana Menteri Muhyiddin Yassin pun telah mengumumkan bahwa warga Malaysia diperbolehkan melakukan hampir semua aktivitas keagamaan skala kecil, namun dengan catatan tetap menjaga penyebaran virus Corona.

Hotel Langkawi Dipesan 1.000 Orang?

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA