Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 16 Jun 2020 10:47 WIB

TRAVEL NEWS

Bikin Paspor di Kantor Imigrasi, Perhatikan Protokol Kesehatan Ini

Femi Diah
detikTravel
Kantor Imigrasi kembali membuka pelayanan pembuatan paspor di berbagai wilayah Indonesia hari ini, Senin (15/6/2020).
Kantor Imigrasi kembali membuka layanan pembuatan paspor saat pandemi virus Corona. (Antara Foto)
Jakarta -

Direktorat Jenderal Imigrasi telah melayani kembali pembuatan paspor sejak awal pekan ini. Sejumlah protokol kesehatan diterapkan untuk mencegah penularan virus Corona.

Kantor Imigrasi sempat membatasi pelayanan pembuatan paspor sejak 24 Maret 2020 karena COVID-19. Pelayanan paspor bagi masyarakat umum pun kembali dibuka mulai Senin (16/6/2020) dengan antrean malah sudah dimulai akhir pekan lalu.

Untuk melayani pemohon pembuat paspor saat pandemi virus Corona, kantor Imigrasi pasang kuda-kuda dengan menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya, jumlah antrean dibatasi dengan hanya 50 persen dari kuota biasanya.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang, menyebut sejumlah protokol kesehatan itu. Apa saja?

Berikut ini protokol kesehatan yang berlaku di kantor Imigrasi:

- Petugas di Kantor Imigrasi dilengkapi dengan masker, sarung tangan, dan faceshield

- Meja pelayanan di kantor Imigrasi dilengkapi dengan pembatas transparan.

- Sarana cuci tangan disediakan di beberapa titik pelayanan.

- Pengunjung diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk kantor.

- Pengunjung diperiksa suhu tubuh dengan suhu badan maksimal 37,5 derajat celcius

- Pengunjung wajib menerapkan jaga jarak setidaknya 1-2 meter

- Pengunjung diimbau menggunakan alat tulis sendiri dan telah menyiapkan berkas dari rumah.

- Pemohon paspor diharapkan memanfaatkan pengiriman paspor yang telah selesai melalui jasa Pos Indonesia (khusus kantor imigrasi yang telah bekerja sama dengan Pos Indonesia).

"Pelaksanaan pembuatan paspor di hati pertama kemarin berjalan lancar. Kuota antrian, khususnya di Jakarta, yang disiapkan terisi penuh," kata Arvin yang dihubungi detikTravel, Selasa (16/6/2020).

"Kemarin tidak terlihat antrean, karena memang dengan kuota yang dibatasi jumlahnya, pemohon juga diatur berdasarkan jam kedatangan," dia menambahkan.

Untuk mendapatkan kepastian membuat paspor, pemohon wajib mengambil antrean melalui Aplikasi Layanan Paspor Online yang diunduh melalui Playstore dan Appstore.



Simak Video "Buronan Djoko Tjandra Sempat Buat Paspor di Imigrasi Jakut"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA