Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Jun 2020 21:18 WIB

TRAVEL NEWS

Mengenal Penyu Lekang yang Bertelur Siang Hari

Bonauli
detikTravel
Penyu Lekang di Rote
Penyu lekang yang bertelur di siang hari Foto: (dok BKKPN/Ikram Sangaji)
Jakarta -

Malam gelap tanpa suara, begitulah suasana ideal yang diinginkan penyu saat hendak bertelur. Tapi tidak dengan penyu lekang.

Umumnya kita diberi tahu bahwa penyu hanya mau bertelur dengan suasana sangat sepi. Sifatnya yang pemalu membuatnya tidak nyaman berada di area ramai.



Lantas bagaimana dengan penyu yang satu ini? Seekor penyu lekang sempat viral karena bertelur siang hari. Lokasi penelurannya pun di Pantai Sosadale, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Banyak yang tak menyangka bahwa seekor penyu bisa bertelur siang hari. Kejadian ini pun disebut-sebut langka.

Penyu Lekang di RotePenyu Lekang di Rote Foto: (dok BKKPN/Ikram Sangaji)



Sebelum membahas ke sana, mari mengenal penyu lekang lebih dahulu. Penyu lekang atau olive ridley sea memiliki nama ilmiah Lepidochelys olivacea. Lekang adalah satwa yang lebih banyak menghabiskan hidupnya di samudera atau oseanik.

Jenis ini masuk dalam daftar yang sering mampir ke Indonesia. Selain lekang, ada penyu hijau, belimbing dan sisik yang juga bertelur di Nusantara.

Dari semua jenis yang ada di Indonesia, penyu lekang adalah yang terkecil. Panjangnya sekitar 70 cm dengan berat mencapai 45 kg.

"Kebiasaan mereka bertelur itu juga berdasarkan dari ukuran dan metabolismenya. Ada perbedaan antara penyu hijau dan lekang," ujar dokter hewan, Ida Bagus Windia Adnyana.

Bagus menjelaskan bahwa memang umumnya penyu bertelur malam hari dengan suasana yang sangat sepi. Tapi tidak dengan penyu lekang. "Kalau penyu hijau penyu hijau itu pemalu sekali. Tidak dengan penyu lekang, mereka termasuk jenis yang bodo amat," jelasnya.

Perilaku penyu lekang yang pemberani membuatnya dapat bertelur meski di siang hari atau pun keramaian. Inilah yang membuat penyu lekang unik.

Penyu Lekang di RotePenyu Lekang di Rote Foto: (dok BKKPN/Ikram Sangaji)



"Penyu lekang bertelur siang hari itu enggak langka, tapi momennya yang langka. Karena dia cepat sekali kalau bertelur dan kembali ke laut. Jadi langka melihat dia bisa bertelur," ungkapnya.

Selain itu, penyu lekang juga tidak bertelur tepat seperti di mana ia ditetaskan. Jalur penelurannya bisa sejauh 18 km dari tempat asalnya.

Penyu lekang mengalami dewasa kelamin lebih cepat dari jenis penyu lain. Kalau penyu hijau 40-50 tahu, lekang hanya 8-10 tahun. Dalam setahun, lekang bisa bertelur 2-3 kali dalam sekali musim kawin.

"Sekali bertelur penyu lekang bisa mencapai 120-130an, pokoknya di atas seratus," tambah Bagus.

Penyu Lekang di RotePenyu Lekang di Rote Foto: (dok BKKPN/Ikram Sangaji)



Setelah bertelur, penyu lekang akan langsung berenang ke samudera untuk mencari makan. Makannya adalah ikan-ikan kecil.

"Penyu lekang mencari makan ke mana saja, keliling-keliling. Di Indonesia penyu lekang itu soliter, mereka sendiri-sendiri aja," imbuhnya.

Penyu lekang justru bergerombol di tengah lautan. Saat berada di tengah samudera, keberadaannya akan dimanfaatkan sebagai tempat bertengger dari burung-burung yang bermigrasi.

"Penyu yang bertelur di Indonesia itu periodenya di tengah tahun. Kalau mau di awal tahun di Thailand. Nah, sisanya di Australia di penghujung tahun," pungkasnya.



Simak Video "Pelepasan Penyu ke Laut Bebas, Kuta"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA