Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 29 Jun 2020 22:16 WIB

TRAVEL NEWS

Traveling di New Normal: Tim Sandal Gunung atau Sneakers?

Syanti Mustika
detikTravel
ilustrasi traveling
Ilustrasi alas kaki traveling (ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Traveling diprediksi bakal mengalami perubahan tren setelah pandemi virus Corona mereda. Tapi, berwisata dengan alas kaki dengan sneakers atau sandal gunung tak akan berubah, kamu tim mana?

Selamat datang pada new normal pariwisata. Kebiasaan yang dulu jarang, bahkan tidak kita lakukan, sekarang mau tak mau kita lakukan. Seperti, menjaga jarak, memakai masker keluar rumah, rajin mencuci tangan, menolak berjabat tangan, membawa hand sanitizer dan lainnya.

Termasuk dalam gaya traveling, juga butuh penyesuaian. Tidak bisa lagi kita bergerak bebas seperti dahulu. Ada jarak dan protokol kesehatan yang mesti kita patuhi, baik di tempat umum, tempat wisata dan kendaraan umum.


Kamu yang sudah bosan dan ingin segera menjelajah pasti sudah menyiapkan gaya paling keren untuk menyambut new normal bukan? Kamu pasti sudah menentukan alas kaki yang nyaman untuk memuaskan hasrat untuk traveling.

detikcom mempunyai dua pilihan golongan untuk kamu yang ingin segera menjelajah berdasarkan alas kaki yang digunakan. Yaitu, tim sneakers dan tim sandal gunung.

sneakers yang tren di 2020Ilustrasi sneakers Foto: Istimewa


1. Traveling dengan sneakers

Memakai sneakers untuk traveling memang menyenangkan dan nyaman. Kesan santai dan tidak ribet begitu mewarnai aura orang-orang yang suka sekali mengenakan sneakers saat bepergian. Apalagi dipadu dengan jeans dan kemeja flanel dengan kancing bajunya dilepas.

Adapun enaknya mengenakan sneakers saat traveling, pertama kesannya santai namun bergaya. Kedua kaki kamu juga terlindung dari benda-benda tajam, panas dan suhu dingin. Kemanapun kamu melangkah tidak perlu khawatir karena sneakers sangat ringan dan nyaman untuk dibawa berjalan lama dan jauh.

Namun tidak enaknya mengenakan sneaker saat kita harus menghadapi cuaca hujan dan jalanan yang berlumpur. Mau tidak mau kaki kita akan lembab dan sneakers akan berbau tidak sedap. Tentu bau tidak sedap juga akan melekat di kaki kita.

Biasanya yang mengenakan sneakers adalah orang-orang yang suka jelajah kota, suka berkunjung ke landmark-landmark, dan cenderung menghindari gunung dan pantai.


2. Traveling dengan sandal gunung


Para pecinta gunung dan hiking pasti punya sandal gunung di rumahnya. Namun sandal gunung tidak hanya bisa digunakan di gunung saja lho. Bisa juga kamu bawa untuk bepergian dan menjelajah.

Sandal gunung cocok dipadu dengan celana kargo, baik itu celana panjang maupun yang hanya selutut. Kamu bebas mengenakan baju kaus atau kemeja. Kesan santai namun wibawa pecinta alam begitu melekat saat kamu melangkah.

Keunggulan dari sandal gunung adalah bisa digunakan dalam situasi dan medan apapun. Mau itu jalanan biasa, berlumpur, berpasir bahkan berair seperti di sungai dan laut. Kamu tidak perlu khawatir tergelincir karena sendal gunung di rancang dengan solnya yang anti slip.

Namun kekurangan dari sendal gunung adalah kaki kamu harus menahan panas matahari karena sandal tidak akan menutupi seluruh kaki kamu, bukan? Juga resiko untuk luka dan tergores juga lebih besar saat mengenakan sandal. Bisa itu terkena ranting, rumput tajam, kerikil atau tak sengaja diinjak oleh kaki orang lain.

Biasanya yang mengenakan sandal gunung adalah orang-orang yang tidak suka pilih-pilih. Dia suka jelajah kota, namun lebih suka wisata ke alam seperti hiking, mendaki, maupun kegiatan outdoor yang menantang adrenalin lainnya.

Nah, kamu di tim mana nih?











Simak Video "Penampakan New Normal di 2 Mal Besar Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA