Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 14 Jul 2020 13:40 WIB

TRAVEL NEWS

76% Wisatawan Indonesia Pilih Wisata Domestik di Kala Pandemi

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Kota Tua Jakarta
Foto: Ilustrasi wisata Kota Tua (Johanes Randy/detikcom)
Jakarta -

Meski sedang dalam wabah virus Corona, berdasarkan hasil riset sebanyak 76 persen wisatawan Indonesia tetap ingin berwisata. Mayoritas, mendambakan melancong di destinasi wisata domestik.

Riset itu dibuat oleh Booking.com. ada sekitar 76% wisatawan Indonesia yang ingin tetap melakukan kegiatan wisata domestik selama masa-masa ketidakpastian pandemi Corona ini.


Vikas Bhola, direktur Regional Asia Selatan Booking.com, menilai itu sebagai sebuah kewajaran. Sebab, perjalanan wisata sekarang ini sudah termasuk dalam kebutuhan yang harus dipenuhi.

"Perjalanan adalah hal mendasar yang kita butuhkan, walaupun butuh waktu untuk pulih sampai ke tahap sebelum pandemi COVID-19. Orang akan ingin menjelajahi dunia lagi, namun kami berharap perjalanan domestik lebih dulu dipilih oleh pelanggan kami sampai perbatasan global pelan-pelan dibuka kembali," ujar Vikas dalam emailnya kepada detikTravel, Selasa (14/7/2020).

Direktur Regional Asia Selatan Booking.comVikas Bhola, Direktur Regional Asia Selatan Booking.com Foto: (Ashkan Sharifi/dok Booking.com)


Secara global, pemesanan akomodasi domestik mewakili sekitar 45 persen dari total bisnis global Booking.com. Namun pada bulan April 2020 pangsa domestik Booking.com meningkat menjadi sekitar 70% persen. Itu menunjukkan adanya kenaikan minat terhadap wisata domestik.

Untuk pasar Indonesia, tren yang sama juga terjadi. Wisatawan Indonesia menyebabkan lonjakan dari waktu yang sama tahun lalu, saat pemesanan properti domestik mencapai 55 persen dari total yang terdaftar.


Untuk menyikapi ini, Vikas mengaku sudah menyiapkan beberapa strategi untuk makin menarik wisatawan domestik agar tetap berwisata secara domestik juga.

"Kami terus melakukan inovasi pada pendekatan pemasaran kami sesuai dengan keinginan wisatawan, serta menyesuaikan kampanye pemasaran dan konten kami untuk fokus pada destinasi lokal. Kami juga akan memilih kampanye yang sesuai, dan secara proaktif untuk menunjukkan diri sebaik mungkin untuk mendapatkan permintaan dari para wisatawan lokal," dia menegaskan.



Simak Video "Akankah Bali Jadi Pilot Project Pembukaan Pariwisata di New Normal?"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA