Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 16 Jul 2020 05:01 WIB

TRAVEL NEWS

Cara Israel Lepaskan Rindu di Tengah Corona: Peluk Pohon

Syanti Mustika
detikTravel
Gadis memeluk pohon besar di sebuah hutan.
Ilustrasi (iStock)
Tel Aviv -

Karena wabah virus Corona sulit untuk memeluk orang tersayang. Di Israel, melepas rindu dilakukan dengan memeluk pohon.

Dilansir dari Reuters, sebuah kelompok Otoritas Alam dan Taman Israel mempunyai cara unik untuk mengatasi kecemasan orang-orang di tengah pandemi Corona. Di media sosial mereka menyebarkan sebuah kampanye untuk menenangkan jiwa dengan berada di tengah-tengah alam.

"Di masa Corona ini kami merekomendasikan orang-orang untuk pergi ke alam, mengambil nafas dalam dalam-dalam, memeluk pohon, mengekspresikan cinta dan mendapatkan cinta," ujar Orit Steinfeld, direktur pemasaran Otoritas Alam dan Taman Israel di Taman Nasional Apollonia.

Saat berada di taman, otoritas itu mengajak orang-orang untuk memeluk pohon. Cara memeluk adalah suatu tindakan melepas rindu. Jadi pohonlah sebagai 'pelampiasan' saat tidak bisa memeluk orang terkasih karena pandemi.

"Kebutuhan manusia yang paling mendasar adalah untuk koneksi, untuk menyentuh, untuk memeluk," dia menambahkan.

Semenjak adanya pandemi Corona, kita diminta untuk menjaga jarak sosial. Juga, diminta untuk mengenakan masker saat meninggalkan rumah dan rajin mencuci tangan.

Semua orang rentan terkena virus, namun yang paling rentan adalah lansia. Kita disarankan untuk tidak berkontak langsung dengan lansia dan juga panti jompo.

Tentu mereka sedih tidak bisa memeluk anak, cucu, dan orang-orang yang mereka sayangi. Dan cara yang bisa mereka lakukan untuk melepas rindu dengan mengikuti kegiatan memeluk pohon ini.

"Kami sudah lama tidak memeluk orang karena pandemi ini. Dengan memeluk pohon, mungkin bisa meredakan rindu ini," ujar Hazan, salah satu partisipan kegiatan memeluk pohon ini.

Kampanye memeluk pohon di Israel ini mengikuti upaya serupa yang diluncurkan pada bulan April lalu oleh kehutanan Islandia.

Bagaimana menurut traveler?



Simak Video "Israel Lockdown 3 Minggu"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA