Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 16 Jul 2020 14:20 WIB

TRAVEL NEWS

Perlahan, Okupansi Hotel Mulai Meningkat Kembali

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
hotel terbaik dunia
Ilustrasi kamar hotel (istimewa)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 dan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat okupansi hotel sempat terjun bebas. Tapi kini perlahan keterisian hotel mulai meningkat kembali.

Kabar itu pun diungkapkan oleh AB Sadewa, ketua Bidang Media dan Komunikasi BPP Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), saat tiket FLEXI Launch ePress Conference hari Rabu (15/7/2020). Kepada pewarta, Sadewa menceritakan kondisi perhotelan yang sulit di awal-awal.

"Kalau mau bicara okupansi secara general agak sulit. Saat PSBB kita anggota 1.600-an hotel tutup karena dua faktor, okupansi single digit dan kotanya PSBB. Jadi memang aksesibilitas orang untuk traveling kurang," kata Sadewa.

Hanya setelah PSBB mulai dilonggarkan di sejumlah kota, Sadewa melihat adanya peningkatan okupansi kembali. Tidak banyak, tapi jauh lebih baik dari pada tidak sama sekali.

"Saat PSBB dilonggarkan, kita lihat di beberapa kota kayak Bogor sudah ada improvement dari okupansi hotel. Okupansi di angka 30 persen, sudah improve weekday. Weekend 50-60 persen," kata dia.

Hanya harus diakui, okupansi hotel di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa cukup berbeda. Hal itu disebabkan karena lokasi dan aksesibilitas menuju hotel.

"Beda kalau hotel di luar Jawa, karena aksesibiltas enggak sebaik di Jawa. Kalau di sana karena agak jauh dan harus pakai pesawat dan peraturannya belum friendly. Akibatnya belum ada improvement yang cukup baik," dia menjelaskan.

Menanggapi situasi terkini, Sadewa dan pihak PHRI pun menyambut baik inovasi fitur tiket FLEXI yang dikeluarkan oleh tiket.com. Sekiranya inovasi tersebut dapat menjadi angin segar bagi operasional hotel di tengah pandemi.

"Yang penting buat hotel ada bisnis model begini, kita dapat advance payment. Yang kemarin suffered terbantu dengan model bisnis seperti ini," Sadewa menambahkan.



Simak Video "Usai Tutup 3 Bulan, Hotel di Parepare Mulai Beroperasi Kembali "
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA