Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 23 Jul 2020 07:49 WIB

TRAVEL NEWS

Sultan Sepuh Cirebon Meninggal, Ini Seputar Keraton Kasepuhan

Tim detikcom
detikTravel
Sultan sepuh cirebon PRA Arief wafat
Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat (Foto: Sudirman Wamad)
Jakarta -

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat meninggal pagi ini di RS Santosa Bandung, Kota Bandung, Rabu (22/7/2020), sekitar pukul 05.20 WIB. Arief meninggal karena kanker usus yang dideritanya.

Arief akan dikebumikan di Pemakaman Astana Gunung Jati. Di dunia wisata, Sultan Sepuh Cirebon merupakan sosok yang sering mengampanyekan wisata di Cirebon dan semangat dalam melestarikan budaya. detikcom sendiri sudah beberapa kali bertemu dengan sosok yang terkenal ulet merawat cagar budaya ini.

Di awal Juni, Sultan Sepuh XIV sempat membuka lagi wisata di Cirebon dengan menerapkan kebijakan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

"Hari ini sudah mulai dibuka lagi. Sudah tiga bulan tutup total, tidak menerima kunjungan wisatawan," kata Arief dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (1/6/2020) lalu.

Arief mengatakan ada sejumlah objek wisata yang dikelolanya, seperti Museum Pusaka Keraton Kasepuhan dan Taman Goa Sunyaragi dan juga Makam Sunan Gunung Jati.

Jadi jika Anda berkunjung ke Cirebon, pasti terasa kurang lengkap rasanya apabila tidak mengunjungi Keraton Kasepuhan Cirebon. Keraton Kasepuhan Cirebon ini merupakan sebuah keraton yang didirikan oleh Pangeran Cakrabuana pada masa penyebaran agama islam sekitar tahun 1529.

Keraton Kasepuhan atau Istana Pakungwati terkenal paling bersejarah. Halaman depan keraton dikelilingi tembok bata merah yang khas dan terdapat pendopo di dalamnya.

Di Keraton Kasepuhan ini merupakan pusat pemerintahan Kasultanan Cirebon berdiri. Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap dan berisi benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Bagian dalam keraton terdiri dari bangunan utama yang berwarna putih dan terdapat ruang tamu, ruang tidur, dan singgasana raja

Keraton Kasepuhan Cirebon terletak di Jalan Kasepuhan No 43, Kampung Mandalangan, Kel. Kasepuhan, Kec. Lemah Wungkuk, Cirebon, Jawa Barat. Akses menuju keraton tersebut dapat ditempuh sekitar 30 menit perjalanan dari Stasiun Kejaksaan dan 30 menit perjalanan dari Terminal Bus Harjamukti.

Sementara kompleks pemakaman Sunan Gunung Jati merupakan salah satu destinasi wisata sejarah dan ziarah terbesar di Kabupaten Cirebon. Makam Sunan Gunung Jati terletak di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jabar.

Sedangkan Gua Sunyaragi konon merupakan gua yang didirikan untuk tempat meditasi dan beristirahat para sultan dan keluarganya. Gua Sunyaragi ini tidak dibangun dari bebatuan melainkan dari batu karst yang diambil dari sumber yang berbeda-beda.

Selain memiliki arsitektur yang indah, Gua Sunyaragi pun kental dengan kesakralannya. Terbukti dengan terdapat beberapa ruangan untuk bertapa dan beribadah. Selain itu, terdapat Patung Perawan Sunti yang terletak di depan Gua Peteng dan Gua Mande Beling.

Mitosnya jika pengunjung tidak sengaja memegang bagian kepala Patung Perawan Sunti maka akan sulit mendapatkan jodoh. Mitos ini berasal dari Patung Perawan Sunti yang angkuh dan tidak ingin menikah. Patung Perawan Sunti di bangun pada abad ke 19 di mana bertujuan untuk mengingatkan agar tidak memiliki rasa sombong dan angkuh dengan kelebihan yang dimilikinya.

Kasepuhan merupakan salah satu dari 4 keraton di Cirebon. Selain Kasepuhan ada lagi Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan dan Kaprabonan.



Simak Video "Haru dan Khidmat Pelepasan Jenazah Sultan Sepuh Cirebon ke Pemakaman"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA