Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 01 Agu 2020 05:01 WIB

TRAVEL NEWS

Kepulauan Seribu, Wisata Favoritnya None Jakarta

Putu Intan
detikTravel
None Jakarta 2019 Melliza Xaviera
None Jakarta 2019 Melliza Xaviera (Rengga Sancaya/detikFOTO)
Jakarta -

Dari sekian banyak destinasi wisata di Jakarta, None Jakarta 2019 Melliza Xaviera memilih Kepulauan Seribu. Kenapa ya?

Bagi Melliza, Kepulauan Seribu punya pesona yang tak kalah dengan pantai dan laut di Bali dan Raja Ampat. Selain itu, letaknya yang masih dalam wilayah administrasi DKI Jakarta juga relatif mudah dijangkau oleh warga ibu kota ini.

"Kalau mau ke Kepulauan Seribu, kita tinggal ke Ancol terus naik kapal. Dari situ jauh lebih murah daripada jauh-jauh ke Bali atau Raja Ampat. Pemerintah dari dinas juga terus menerus menggali potensi baru, banyak resort baru, banyak tempat estetik baru di sana," kata Melliza.

"Kepulauan Seribu juga tidak hanya satu pulau tapi ada banyak sekali. Dan masing-masing pulau memiliki keunikan tersendiri. Bahkan ada yang memiliki monumen 40 meter di dalam air," Melliza melanjutkan.

None Jakarta 2019 Melliza XavieraNone Jakarta 2019 Melliza Xaviera. Foto: Rengga Sancaya

Dikutip dari situs jakarta.go.id, terdapat 110 pulau di Kepulauan Seribu. Beberapa yang terkenal di antaranya adalah Pulau Tidung, Pulau Bidadari, Pulau Onrust, hingga Pulau Sepa.

Gugusan Kepulauan Seribu ini membentang lebih dari 100 kilometer dengan luasnya sekitar 10.000 hektar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sendiri membagi Kepulauan Seribu menjadi 3 zona.

Zona pertama untuk eksploitasi sumber daya alam. Kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dapat diambil dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan industri seperti terumbu karang mati yang dieksploitasi untuk kepentingan industri ubin teraso atau lainnya.

Zona kedua adalah pulau-pulau yang khusus disediakan untuk taman nasional atau tujuan wisata alam. Zona ketiga diperuntukkan sebagai kawasan cagar alam yang dilindungi. Salah satu yang menonjol adalah untuk tujuan wisata.

Setelah sebelumnya ditutup karena pandemi COVID-19, wisata Kepulauan Seribu dibuka mulai 13 Juni 2020. Keputusan pembukaan ini tertuang dalam SK Disparekraf DKI Jakarta nomor 131 tahun 2020.

Dalam aturan itu, setiap wisatawan Kepulauan Seribu wajib melaksanakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Selain itu pemilik homestay dan kapal juga harus memangkas kapasitas wisatawan hingga 50 persen.



Simak Video "None Jakarta Bagi-bagi Tips Ikut Kontes Kecantikan"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA