Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 13 Agu 2020 05:37 WIB

TRAVEL NEWS

Setelah Pandemi, Pariwisata Dubai Malah Meroket

Bonauli
detikTravel
Gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, Dubai, diketahui memiliki tiga zona waktu buka puasa yang berbeda-beda di beberapa lantainya. Begini alasannya.
Ilustrasi Dubai (Dok. Getty Images)
Dubai -

Dubai tak ragu untuk membuka wisata di tengah pandemi virus Corona. Sejak dibuka Juli, wisata Dubai meroket sebagai destinasi pilihan dunia.

Rasanya keberuntungan tak lepas dari Dubai bahkan setelah masa pandemi virus Corona. Sektor pariwisata dan perhotelan yang baru sebulan dibuka ternyata meningkat pesat.

"Dubai terus mengambil langkah efektif di bawah bimbingan kepemimpinan visioner Yang Mulia Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA, dan Penguasa Dubai untuk membangun prakarsa strategis untuk membuka kembali kota bagi wisatawan pada Juli lalu," ujar Direktur Jenderal Pariwisata Dubai. Helal Saeed Almarri.

"Sejak itu, kami mendapat respons dari pasar dalam fase kedua pemulihan ekonomi ini secara bertahap dan memulai dunia traveling," Helal menambahkan.

Dari minggu pertama dibuka, wisata Dubai dibanjiri peminat dari pasar internasional, khususnya Eropa dan Rusia. Pemesanan penginapan di situs Jumeirah meningkat dua kali lipat dari minggu pertama.

"Properti mencatat kenaikan harian rata-rata sebesar 109 persen pada kamar yang dipesan," ujar Jise Silva, CEO Jumeirah.

Selain itu, maskapai Emirates dan flydubai juga menunjukkan tanda positif. Emirates segera mengoperasikan 70 rutenya kembali pada bulan Agustus, sementara flydubai memperluas jaringannya ke 66 rute selama musim panas.

Dubai diakui sebagai salah satu tujuan liburan teraman dunia. Faktor ini menjadi salah satu pendorong utama turis datang ke Dubai.

"Orang-orang jauh lebih optimis dan terinformasi dengan baik sekarang dan siap untuk liburan ke tujuan yang aman yang tela menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan yang kuat," Al Amarri menambahkan.

Dubai memang tidak langsung menikmati semua keberuntungan tersebut. Sebelumnya puncak krisis dirasakan oleh Dubai dan pemerintah mulai mengeksplorasi berbagai strategi. Otoritas pariwisata bekerja untuk menciptakan kerangka kerja yang memenuhi ekspektasi wisatawan setelah pengangkatan pembatasan.

Sebelumnya, wisata Dubai berhasil menghidupkan kembali pasar domestik. Penawaran yang memenuhi permintaan menjadi kunci dari pemulihan wisata Dubai.

"Pasar domestik terbukti sangat penting dan kamu melihat peningkatan permintaan di properti Jumeirah, terutama selama akhir pekan. Penawaran khusus staycation membantu mendorong minat berkelanjutan bersama dengan pengenalan konsep makan baru untuk meningkatkan pengalaman," Silva menjelaskan.



Simak Video "Berbagai Kecaman Perjanjian Damai UEA-Israel"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA